batampos.co.id – Sebanyak 459 rumah warga yang ada di tiga pulau penyangga bisa menikmati layanan air bersih akhir tahun ini.

Ketiga pulau tersebut yakni Ngenang, Rempangcate dan Lengkama.

Warga mendapatkan air bersih dengan cara membeli kepada warga lainnya. Air tersebut bersumber dari sumur milik warga.

“Tahun depan mereka tak perlu beli lagi, karena sudah bisa terlayani air bersih,” sebut Suhar, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Batam.

Suhar menjelaskan saat ini pengerjaan sudah masuk tahap konstruksi.

Ia menjelaskan untuk Pulau Lengkang, pengerjaan pemasangan jaringan distribusi pipa bawah laut dari Pulau Mecan yang sebelumnya sudag ada air bersihnya. Sedangkan Rempangcate dan Ngenang dibangun spam lengkap, mulai dari persiapan kolam sumber air beku sampai instalasi pengolahan air hingga pendistribusian ke rumah-rumah warga.

Ia menargetkan pengerjaan ini bisa selesai September atau paling lambat November. Warga bisa menikmati pelayanan air bersih gratis tanpa harus mengeluarkan biaya untuk membeli air bersih.

“Ini mengurangi pengeluaran mereka juga,” sebutnya, Selasa (8/7).

Suhar mengungkapkan berdasarkan data sedikitnya 59 ribu orang yang tinggal di hinterland baru 14 ribu yang menikmati layanan atau sekitar 27, 5 persen.

ilustrasi

Tahun lalu pihaknya berhasil mengaliri sedikitnya 3.650 rumah warga. Ia berharap pengerjaan tahun ini menambah pencapaian layanan air bersih di hinterland.

“Target hingga lima tahun walikota dan wakil wali kota Batam sekarang ini bisa meningkat dari 27 persen menjadi 39 persen yang terlayani,” ungkapnya.(yui)

Advertisement
loading...