Iklan

batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Natuna Wan Siswandi berharap lima pilar program percepatan pembangunan di Natuna bisa cepat terwujud.
Harapan tersebut dikatakan Siswandi dalam tatap muka bersama Danrem 033/WP, Brigjen TNI Gabriel Lema beserta ketua RT, RW, lurah, camat, Babinsa, Babinpotmar, dan sejumlah pelajar, di Aula Batalyon Komposit I Gardapati, Desa Sepempang, Selasa (7/8).

Iklan

Dikatakannya, sejak ditetapkan Natuna menjadi 5 pilar percepatan pembangunan oleh Presiden Jokowi, segala aspek percepatan itu sudah mulai terlihat. Salah satu program percepatan di Natuna yang dicanangkan presiden Jokowi yaitu pembangunan sistem pertahanan dan keamanan.

”Pemerintah dan masyarakat berharap lima pilar program percepatan pembangunan yang dicanangkan direalisasi 2019 mendatang. Sekarang baru bidang pertahanan dan keamanan yang terwujud,” kata Siswandi.

Menurutnya, lima pilar percepatan pembangunan yang ditetapkan Presiden Jokowi di Natuna di antaranya pertahanan keamanan, perikanan, minyak-gas, pariwisata, dan lingkungan hidup.

Sejauh ini, realisasi di bidang pariwisata, migas, dan lingkungan hidup belum diwujudkan. Termasuk program perikanan belum sepenuhnya, walaupun sekarang sudah difungsikan sentra kelautan dan perikanan terpadu.

Lima pilar percepatan pembangunan yang ditetapkan di Natuna tujuan awalnya mensejahterakan seluruh masyarakat perbatasan di Natuna. Menghindari kesenjangan sosial dari masyarakat negara tetangga. Sebagai bagian dari pertahanan ekonomi.
”Kami berharap semua pilar percepatan pembangunan direalisasi sebagai janji presiden dan harapan masyarakat di perbatasan Utara,” pinta Siswandi.

Sebelumnya Pangdam Bukit Barisan Mayjen TNI Ibnu Tri Widodo meresmikan Batalyon Komposit I Gardapati salah satu pembangunan pertahanan dan keamanan di Natuna. Selain itu terdapat pembangunan penambahan kekuatan baik di TNI AL maupun TNI AU.

Pada temu ramah tersebut Danrem menyatakan, pihaknya akan terus menciptakan kebersamaan, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga kekompakan dan soliditas antara aparat keamanan dengan masyarakat. Termasuk menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan Kabupaten Natuna.

”Tentang wawasan kebangsaan dan bela negara, kepada segenap komponen bangsa untuk wilayah Natuna tidak perlu diragukan lagi. Antusias masyarakat untuk bela negara sangat tinggi. Untuk itu kita terus menanamkan rasa nasionalis dalam jiwa dan raga kita semua, supaya kebersamaan itu bisa tetap kokoh,” Ucapnya. (arn)