Warga melakukan pelepasan lampion diacara pembukaan Festival Padang Melang di Anambas, Kamis (11/5).

batampos.co.id – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Anambas Masykur, mengakui masih banyak kekurangan pada acara Festival Padang Melang yang digelar pada 26-28 Juli lalu. Terutama dari sisi akomodasi, mulai dari jumlah penginapan yang belum mencukupi, konsumsi, transportasi, dan sebagainya.

Ke depan pihaknya siap memperbaiki kekurangan tersebut agar pelaksanaan Festival Padang Melang lebih baik dan lebih meriah dari sebelumnya. “Kita menyadari itu,” ungkapnya kepada Batam Pos, Senin (7/8).

Mengatasi kondisi ini, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak seperti Kementerian Pariwisata dan Kementerian Pendidikan. “Kementerian Pariwisata sudah merespons baik. Karena ada hubungannya dengan wisatawan asing,” jelasnya.

Sementara itu untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga mendukung khusus untuk bidang kebudayaan melalui Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Kesempatan itu, dirinya mengakui target untuk mendatangkan wisatawan mancanegara belum tercapai. Target yang sudah ditetapkan yakni 100 wisatawan mancanegara. Tapi di lapangan hanya sekitar 20 wisatawan mancanegara. Atau sekitar 20 persen pencapaiannya.

Ke depannya, pihaknya akan melakukan promosi yang lebih gencar supaya bisa mencapai hasil maksimal. “Upaya itu akan kita laksanakan dari sekarang supaya tahun depan lebih maksimal,” ungkapnya lagi.

Namun demikian pihaknya membutuhkan dukungan dari sejumlah pihak mulai dari pemerintah pusat, provinsi dan daerah. Terutama akses transportasi yang terbilang masih mahal dan terbatas.

Sebelumnya, wisatawan asing senang dan takjub menyaksikan jalannya acara pembukaan Festival Padang Melang Desa Batu Berapit Kecamatan Jemaja. Mereka ikut menyaksikan prosesi doa selamat atau tepung tawar Festival Padang Melang.
Ada sekitar 20 wisatawan asing duduk secara khusus mendengarkan doa selamat yang dibacakan salah satu ustaz pada acara tersebut. (sya)

Respon Anda?

komentar