Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memilih Kiai Maruf Amien sebagai cawapresnya pada Pilpres 2019. (Fadhil/JawaPos.com)

batampos.co.id – Joko Widodo (Jokowi) resmi menunjuk Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin sebagai pendampingnya di Pilpres 2019 mendatang.

Ada beberapa alasan kenapa mantan gubernur DKI Jakarta itu menujuk Kiai yang kini sudah berumur 75 tahun itu.

Diungkapkan Jokowi, alasan dirinya memilih Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu karena dia adalah tokoh agama dengan segudang pengalamannya di pemerintahan dan juga sebagai pernah menjadi anggota dewan.

“Maruf Amin lahir di Tangerang 11 Maret 1943 adalah sosok utuh sebagai tokoh agama yang bijaksana. Pernah duduk di legislator sebagai anggota DPRD, DPR, MPR dan Watimpres, Rais Amma PBNU dan juga Ketua MUI, juga saat ini menjabat sebagai dewan pengarah badan pembidaan ideologi Pancasila,” ujar Jokowi dalam konfrensi pers di Resto Pelataran, Menteng, Jakarta, Kamis (9/8).

Jokowi juga mengatakan, sosok dirinya dan Maruf Amin adalah perpaduan nasionalis dan religius. Sehingga target merebut hati rakyat Indonesia sebanyak-banyaknya bakal ia lakukan.

“Kami saling melengkapi nasionalis religius, (tergetnya) seluruh rakyat Indonesi‎a dari Sabang sampai Merauke,” kata Jokowi yang sebelumnya ramai dibicarakan bakal berdampingan dengan Mahfud MD.

Jokowi mengaku dalam memilih Maruf Amin sudah melalui proses yang panjang. Misalnya meminta masukan dari elemen masyarakat dan juga dari partai-partai koalisi pendukungnya di Pilpres 2019 mendatang.

Selanjutnya pada Jumat (9/8) besok, Jokowi bersama dengan Maruf Amin berkunjung ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mendaftarkan capres dan cawapres.

“Jam 09.00 WIB akan daftarkan ke KPU berangkat dari Gedung Joang 45 menuju ke KPU berserta para ketum, sekjen dan seluruh relawan,” pungkasnya.

(gwn/JPC)

Respon Anda?

komentar