Pekerja menggesa pembangunan Masjid Agung, Tanjunguncang, Batuaji, Kamis (3/5). Masjid Agung ini selesai dibangun di tahun 2019. Dengan kapasitas muat jamaah 25 ribu. F dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Batam terus mengebut pengerjaan tahap kedua Masjid Agung Sultan Riayat Syah yang berlokasi di Tanjunguncang, Batuaji.

Kepala DCTR Batam, Suhar mengatakan tahun ini pengerjaan sudah masuk ke fisik masjid. Untuk pengerjaan tahap kedua ini Pemerintah Kota Batam mengucurkan dana sebesar Rp 94 miliar.

“Sudah 38 persen secara keseluruhan,” sebut Suhar, Rabu (8/8).

Pengerjaan saat ini sudah masuk pada bangunan utama masjid dan bangunan menara pandang 100 meter. Untuk bobot struktur pengerjaan sudah masuk 85 persen. Suhar menambahkan target akhir tahun nanti bangunan kubah selesai dikerjakan.

“Akhir tahun nanti kita sudah bisa melihat bentuk bangunan masjid lah,” kata dia.

Hingga akhir tahun nanti pengerjaan ditargetkan 52 persen. Ia berharap cuaca baik sehingga bisa menunjang pengerjaan proyek masjid agung tersebut.

Lanjutnya, masjid ditargetkan selesai tahun 2021 mendatang. Pemko Batam mengucurkan dana hingga Rp 248 miliar untuk penyelesaian bangunan masjid yang mengusung tema wisata religi ini.

“Mudah-mudahan tak ada kendala sehingga masjid bisa selesai sesuai rencana,” imbuhnya.

Suhar menambahkan, rencana dari pimpinan, jika memungkinkan shalat Idul Fitri tahun depan bisa menggunakan lokasi masjd baru tersebut. “Makanya pengerjaan terus kami gesa,” ucap mantan Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum Batam ini.

Nantinya, pada bagian ballroom mampu tampung hingga 5.485 jamaah, bangunan utama bisa tampung 5.748 jamaah, lantai atas 1.175 jamaah, dan area koridor bisa menampung hingga 5.615 jamaah.(yui)

Respon Anda?

komentar