Iklan
Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto. Foto: dok/JPNN.com

batampos.co.id – Ada yang istimewa saat Prabowo Subianto – Sandiaga S Uno mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cewapres), Jumat (10/8).

Iklan

Ssstt…. nampak hadir Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto, mantan istri Prabowo yang kini menjadi wakil ketua Dewan Pembina Berkarya.

Harapan pun muncul agar Prabowo dan Titiek bisa rujuk.

Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid termasuk yang mengharapkan mantan Danjen Kopassus itu bisa kembali hidup bersama Titiek.

”Semua orang pasti berharap sebuah keluarga bisa rujuk, tapi apa pun berkeluarga itu bagian dari takdir,” kata Hidayat usai mengantar Prabowo-Sandi didaftarkan di KPU, Jumat (10/8).

Namun, Hidayat menyadari bahwa keputusan rujuk atau tidak merupakan hak Prabowo.

“Itu (rujuk Prabowo-Titiek, red) biarlah berjalan dengan natural saja,” tutur politikus yang beken disapa dengan panggilan Ustaz HNW itu.

Hal serupa disampaikan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.

“Apa pun, kami hormati Pak Prabowo,” kata pria yang akrab disapa Zulhas itu.

Lantas, apa reaksi Titiek? Putri mendiang Presiden Soeharto itu langsung terbahak.

“Hahahaha, kebetulan tadi malam setelah deklarasi, Prabowo bersilaturahmi ke Cendana,” ujar Titiek.

Sejauh ini memang belum ada tanda-tanda Titiek mau rujuk dengan Prabowo. Namun, Partai Berkarya memutuskan ikut mendukung Prabowo-Sandi.

Partai pimpinan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto itu memutuskan berkoalisi dengan Gerindra untuk mengusung Prabowo-Sandi. Menurut Titiek, ada kesamaan antara Partai Berkarya dan Gerindra.

“Kami mempunyai visi misi dan platform yang sama untuk memperbaiki Indonesia. Dengan keadaan kita yang carut-marut seperti ini saya rasa kita sama-sama ingin memperbaiki Indonesia lebih baik lagi,” jelas Titiek.(sat/JPC)