Iklan

batampos.co.id – Deal, Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno sebagai calon presiden dan wakil presiden pada pilpres 2019.

Iklan

Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi salah satu partai yang menyambut antusias pencalonan ini.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meyakini paslon yang didukungnya itu akan dapat menyatukan cita-cita bangsa. Antara lain, membawa penegakan hukum yang adil bagi seluruh rakyat Indonesia. Bahkan, mereka berjanji dapat menyelesaikan kasus Novel Baswedan dalam beberapa bulan saja.

“Tiga bulan kelar (kasus novel). Sesuai dengan cita-cita Indonesia merdeka. Konstitusi tegas mengatakan negara bersumpah, oleh karena itu kalau kekayaan dibawa keluar berarti cita-cita kami sama dengan Pak Prabowo,” kata Zulkifli di kediamannya, Jakarta, Jumat (10/8).

Tak hanya itu, Zulhas yakin paslon yang diusungnya itu memiliki cita-cita yang mulia dalam membangun bangsa.

“Kita juga berdoa semoga diberi pertolongan sehingga cita-cita yang amat mulia. Mudah-mudahan itu bisa terwujud,” pungkasnya.

Sebelumnya, setelah melalui komunikasi panjang, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya memutuskan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden. Keputusan itu pun telah mendapatkan persetujuan dari tiga partai politik koalisi.

“Baru saja pimpinan dari tiga parpol yaitu PKS, PAN, dan Partai Gerindra telah memutuskan dan memberi kepercayaan kepada saya Prabowo Subianto dan Saudara Sandiaga Uno untuk maju sebagai calon presiden dan cawapres untuk masa bakti 2019-2024,” kata Prabowo saat melaksanakan konfrensi pers di Kediamannya, Jakarta, Kamis (9/8) malam.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan masyarakat sangat besar, baik kepada dirinya maupun Sandiaga. Dia pun tak menampik bahwa keputusan ini telah melalui proses panjang.

“Proses ini tidak mudah dan melelahkan. Saya pun berunding terus bersama PKS, PAN dan Partai Demokrat,” ungkapnya.

Prabowo tunjuk Sandi sebagai cawapres 2019. (Issak Ramdhani/JawaPos.com)

“Saat ini, baru pimpinan tiga parpol yaitu PKS, PAN dan Gerindra telah memutuskan dan memberi kepercayaan kepada saya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, untuk maju sebagai calon presiden dan calon wakil presiden,” kata Prabowo di depan kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (9/8).

Dalam memutuskan pasangan ini, Prabowo mengaku dirinya sangat kesulitan. Prabowo mengaku terus berunding dengan PKS, PAN dan Demokrat untuk mencari kandidat terbaik.

“Saya pun berunding terus dengan PKS, PAN dan Demokrat. Memang membangun suatu koalisi tidak mudah, karena banyak yang harus dipertemukan,” kata Prabowo.

Prabowo melanjutkan, dirinya terus membangun kepercayaan dengan semua pihak.

Bahkan, Prabowo mengaku membuka komunikasi dengan partai politik koalisi Jokowi, termasuk menemui Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani.

“Saya ketemu dengan Puan, senior saya SBY, saya terus berusaha membangun suatu koalisi yang besar, memberi solusi kepada kesulitan rakyat Indonesia yang kami hadapi,” jelas Prabowo.

(aim/JPC)