Warga melihat umbul-umbul yang dipsang oleh KPU Kota Batam di halaman kantor Lurah Tanjunguncang, Batuaji, Senin (14/5). KPU Kota Batam mensosialisasikan ke[ada masyarakat supaya mengenal partai peserta pemilu atau sadar pemilu. F Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam akan menyerah hasil Daftar calon sementara (DCS) bakal calon legislatif (bacaleg) kepada masing-masing partai politik, Jumat (10/8).

“Sudah selesai kami susun. Besok (hari ini, red) kami serahkan untuk mereka cek nama dan nomor urut bacaleg mereka,” kata Komisioner KPU Batam, Zaki Setiawan, Kamis (9/8).

Ia menjelaskan berkas DCS ini disusun berdasarkan nomor urut dari daerah pemilihan (dapil) masing-masing bacaleg dari 16 parpol yang telah lolos tahapan seleksi yang sebelumnya digelar KPU. Bekas diserahkan untuk dikoreksi jika ada nama bacaleg maupun nomor urut yang tak sesuai.

“Sama dengan penyerahan berkas sebelumnya, jika sesuai mereka tinggal tanda tangan saja,” sebut Zaki.

Mantan pewarta ini mengungkapkan, selama proses verifikasi perbaikan berkas bacaleg beberapa waktu lalu, KPU menemukan sedikitnya 20 bacaleg tidak memiliki berkas sehingga langsung dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

“Jadi mereka hanya melampirkan foto sama nama saja, berkas pendukung lainnya tak ada,” ujarnya.

Parpol yang paling banyak tidak melampirkan berkas diantaranya Partai PKPI 15 bacaleg, dan Partai PBB lima bacaleg. Total ada 20 bacaleg yang tidak melampirkan berkas pencalonan mereka. Sedangkan delapan bacaleg lainnya TMS karena tidak lengkap seperti ijazah, KTP hingga surat kesehatan.

Lanjutnya, pasca penyerahkan berkas ke parpol ini, hasil DCS akan diumumkan ke publik untuk mendapatkan tanggapan dari masyarakat. Calon yang tidak memenuhi syarat berdasarkan masukan dan tanggapan masyarakat bisa dilakukan pergantian.

“Misalnya menurut masyarakat bacaleg ini pernah tersandung kasus yang menyebabkan dia dihukum atau lainnya. Ini bisa menjadi pertimbangan pergantian bacaleg,” ungkapnya.

Alasan lain yang bisa menyebabkan pergantian DCS adalah bacaleg meninggal dunia, calon merupakan terpidanan narkoba, korupsi dan kejahatan seksual terhadap anak.

“Ini masyarakat yang paling mengenal bacaleg mereka. Nanti jika ditemukan hal yang ganjil bisa langsung lapor ke kami,” imbuhnya.(yui)

Respon Anda?

komentar