batampos.co.id – Jemaah Calon Haji Embarkasi Batam secara bergelombang terus memadati kota Mekkah Arab Saudi. Selain melaksanakan ibadah umroh dan ziarah, JCH mulai membayar dam atau denda dengan memotong seekor Kambing.

Iklan

Agus Saputra Amir, Ketua Kloter 6 Embarkasi Batam mengatakan, memasuki hari ketiga di kota suci Makkah, sebagian JCH kloter 6 telah membayar Dam dengan menyaksikan langsung pemotongan kambing yang dikelola mukimin di Arab Saudi. Setidaknya tak kurang 200 orang atau sebanyak 5 rombongan membayar Dam dengan cara tersebut.

“Sedangkan sisanya atau sebanyak 5 rombongan membayar Dam dengan membayar ke Bank Ar-Rajhi. Dam ini harus dibayar (dam nusuk) karena begitu ketentuan manasik bagi haji tamattuk,” ucap Agus, kemamrin.

Di tempat terpisah, Ketua Kloter 1 Embarkasi Batam, Mustafa, mengatakan, ada dua JCH Kloter 1 yang akan melaksanakan Tarwiyah. “Mereka adalah Syahrial Nurkalis Sutan Batuah dan Nurul Tri Wahyuni, keduanya adalah suami istri jamaah asal Kota Tanjungpinang,” ucap Mustafa melalui MCH Embarkasi Batam siang tadi.

Diketahui, Tarwiyah adalah melakukan napak tilas perjalanan yang pernah dilakukan Nabi Muhammad SAW. Jamaah Tarwiyah akan melakukan perjalanan dari Makkah ke Mina sejauh 14 kilometer. Lalu, setelah itu perjalanan berlanjut keesokan harinya dari Mina ke Arafah untuk bergabung dengan jamaah lainnya yang berangkat dari Makkah, langsung ke Arafah untuk menjalani wukuf. Seluruh perjalanan itu ditempuh dengan berjalan kaki.

Sementara itu, Kabid Penyelenggaraan Ibadah Haji (PIH) Kementrian Agama Kepri, Subadi yang tengah bertugas di Makkah saat dihubungi MCH Embarkasi Batam mengatakan, saat ini Mekkah sudah mulai padat dikunjungi oleh jamaah.

“Kami terus mengingatkan jamaah untuk waspada terhadap barang bawaan dan barang-barang berharga agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Kami juga mengimbau agar jamaah untuk tidak mudah mempercayai orang yang tidak dikenal dan menawarkan jasa atau sesuatu agar terhindar dari tindakan kejahatan,” ucap Subadi.

Dijelaskannya, saat ini suhu di Makkah mencapai 45 derajat Celcius. “Karena itu jamaah sangat dianjurkan banyak minum air putih dan mengkonsumsi buah-buahan,” tambahnya lagi.

“Apabila jamaah membutuhkan bantuan dan hal-hal lain, kami minta untuk disampaikan kepada petugas yang senantiasa standby selama 24 jam dengan ciri-ciri pakaian seragam yang telah ditentukan,” lanjut Subadi.(rng)