batampos.co.id – Seorang pria bertato ditemukan tewas bersimbah darah di pinggir jalan brigjen Katamso, persisnya depan komplek pasar Fanindo, Tanjunguncang, Jumat (10/8) dini hari. Pria tanpa identitas itu diduga korban kecelakaan lalu lintas dan hingga siang kemarin masih disemayamkan di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batuaji.

Keterangan dari petugas medis di RSUD, jenazah pria yang berusia sekitar 25 tahun ini diantar oleh mobil patroli kepolisian sekitar pukul 05.00 WIB, pagi kemarin. Keterangan dari pihak kepolisian pria tersebut korban kecelakaan lalulintas yang belum diketahui secara pasti kronologisnya. “Cuman itu saja yang disampaikan polisi. Katanya korban kecelakaan lalu lintas tapi tak dijelaskan tabrak lari atau gimana. Jenazah ini juga tak ada identitas sama sekali sehingga tak tahu dimana keluarganya,” ujar Charles, petugas medis di kamar jenazah, kemarin.

Saat diperiksa petugas medis di kamar jenazah, kondisi korban cukup memprihatinkan. Sebuah luka menganga akibat hantaman benda tumpul di bagian belakang kepala. Luka tersebut cukup besar sehingga sekujur tubuhnya bermandikan darah. Telinga dan hidung korban juga mengeluarkan darah hitam.

Pria dengan tato disekujur tubuhnya itu mengenakan baju kaos dan celana jeans pendek. Tidak ada kartu identitas apapun yang di dalam kantong celananya.

Menurut informasi dari petugas medis, bersama jenazah pria naas itu polisi yang mengantarnya ke RSUD juga mengamankan sepeda motor yang diduga dikendarai korban. Sampai berita ini diketik pihak rumah sakit belum bisa menghubungi keluarga korban. Begitu juga kepolisian belum memberikan keterangan yang pasti terkait penyebab kematian pria tersebut. (eja)

Respon Anda?

komentar