Jamaah yang hadir pada tabligh akbar 1 Muharam 1440 H tingkat Kota Batam.
foto: batampos / dalil harahap

batampos.co.id – Tabligh akbar gebyar Muharram 1440 Hijriah di Dataran Madani dipenuhi puluhan ribu umat muslim dari berbagai daerah di sekitaran Batam, Sabtu (11/8). Walikota Batam Rudi mengatakan tabligh akbar ini untuk mengisi rohani masyarakat di Batam.

“Pembangunan fisik tidak boleh dilepas dari kegiatan rohani,” kata Walikota, Sabtu (11/8).

Oleh sebab itu, menurut Rudi tausiah yang akan di sampaikan Ustad Abdul Somad dan lantunan selawat oleh Habib Syekh Abdul Qodir Assegaf, sangat perlu untuk masyarakat Batam. Terlebih Batam memiliki julukan Kota Bandar Madani.

“Makanya kami merasa hal-hal seperti ini sangat perlu dilaksanakan,” tuturnya.

Untuk kegiatan seperti ini, kata Rudi akan terus dilaksanakan setiap tahunnya.

“Tahun besok ada lagi, ” katanya.

Dari pantauan Batam Pos, masyarakat sangat antusias mengikuti serangkain acara. Mulai dari lantunan salawat yang dikumandangkan Habib Syekh Abdul Qodir Assegaf, hingga mendengarkan tausiah Ustad Abdul Somad (UAS).

Dalam ceramahnya kali ini, UAS mengambil tema tanda cinta kepada nabi. Ia menyebutkan ada beberapa tanda cinta kepada Nabi Muhammad SAW, pertama sering diingat, kedua ikuti perbuatan Nabi dan jaga warisannya.

UAS menjelaskan bentuk tanda cinta sering diingat yakni dengan selalu melantunkan salawat.

“Saat dimanapun, selalu bersalawat. Lagi berkendara, salawat. Ingat orang yang paling bakhil itu saat mendengar namanya (Nabi Muhammad SAW), tidak mau bersalawat,” ucapnya.

Ia menuturkan ingat Nabi Muhammad, habib, ulama dapat menggiring seseorang menjadi khusnul khotimah.

“Sehingga perlulah kita mengingat nabi,” tuturnya.

Tanda cinta yang kedua yakni mengikuti perbuatan nabi. UAS meminta umat muslim dapat mengikuti perbuatan nabi dari hal-hal kecil.

Dan tanda cinta yang terakhir, menjaga warisannya yakni Masjid-Masjid. UAS mengatakan Nabi Muhammad SAW tidak meninggalkan istana.

Ustads Abdul Somad
foto: batampos / dalil harahap

Maka penuhilah masjid-masjid yang ada. Setelah mendengar tausiah ini, saya harap saat solat subuh, masyarakat ramai menyambangi Masjid,” ucapnya.

Selama rangkaian kegiatan ini, berlangsung aman dan lancar. Hal ini tidak terlepas dari peran seluruh lapisan dan instansi.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki mengatakan ada seribu personel gabungan yang turun menjaga keamanan Tabligh Akbar ini.

“Mulai dari Polisi, TNI, Satpol PP, Ditpam, Dishub, instansi pemerintah lainnya. Lalu juga dari FPI, banser dan pihak-pihak lainnya,” tuturnya. (ska)

Advertisement
loading...