Wisatawan memanfaatkan becak motor saat berkunjung ke Pulau Penyengat, beberapa waktu lalu. F. Yusnadi/batampos.co.id

batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri Jamhur Ismail mengatakan ada dua kegiatan strategis yang dilakukan pihaknya di Pulau Penyengat, Tanjungpinang tahun ini. Yakni lanjutan pembenahan dermaga penyengat dan pembangunan area khusus parkir becak di kawasan dermaga tersebut.

Iklan

”Untuk kelanjutan dermaga lelangnya sudah tuntas. Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur parkir becak baru tayang di Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kepri,” ujar Jamhur Ismail, Senin (13/8) di Tanjungpinang.

Mantan perwira TNI AD tersebut menjelaskan, untuk kelanjutan pembenahan Dermaga Penyengat menelan anggaran sebesar Rp 2,8 miliar. Sedangkan untuk pembangunan fasilitas parkir becak pelabuhan di Pulau Penyengat pagu anggarannya lebih kurang Rp 1,5 miliar.

”Apa yang kami kerjakan, tentu sesuai dengan instruksi Pak Gubernur. Pembangunan infrastruktur pelabuhan tersebut sangat penting,” tegas Jamhur.

Menurut Jamhur, pembenahan dan penataan Dermaga Pulau Penyangat bertujuan untuk mendukung kegiatan pariwisata. Karena Pulau Penyengat adalah magnet wisata religi di Provinsi Kepri.

Masih kata Jamhur, khusus untuk pembangunan area parkir sempat tertunda pelaksanaanya pada Tahun Anggaran (TA) 2017 lalu. ”Kami akan berusaha sedaya upaya kami agar pembangunan dapat berjalan dengan baik. Karena masuk dalam skala prioritas di APBD 2018 ini,” tutup Jamhur.

Terpisah, legislator DPRD Kepri, Teddy Jun Askara (TJA) mengatakan pembenahan dan penataan kawasan Dermaga Pulau Penyengat adalah satu keharusan. Wakil rakyat utusan Tanjungpinang tersebut menegaskan, semakin bagusnya infrastruktur yang dibangun tentunya akan memberikan sentuhan tersendiri.(jpg)