Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Pelalawan embarkasi sedang melaksanakan pelayanan pendaftaran Biometrik saat tiba di Asrama Haji Batam, sabtu (4/8). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Bidang Dokumen Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam Alikek Said menyebutkan, terdapat satu orang Jamaah Calon Haji (JCH) tergabung dalam Kloter 13 meninggal dunia di pemondokan Makkah.

Iklan

Berita duka ini disampaikan setelah mendapatkan data resmi dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Embarkasi Haji Batam, Minggu (19/8).

JCH yang wafat ini atas nama Jasman Ayub Ismail, 60, berasal dari Mempawah, Kalimantan Barat.

“Berdasarkan data Siskohat disebutkan bahwa sebab wafat JCH tersebut Endocrine, Nutritional and Metabolic Diseases dan dimakamkan di Sharaya-Makkah,” kata Alikek, Minggu (19/8).

Endocrine, Nutritional and Metabolic Diseases sendiri adalah penyakit atau gangguan fungsi yang disebabkan oleh neoplasm serta jaringan ektopik endokrin atau hiperfunsi dan hipofungsi kelenjar endokrin yang terkait neoplasmnya. Penyakit ini disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon dapat meningkatkan tingkat tekanan, kesulitan tidur, atau mengubah nafsu makan.

Dari Data JCH Embarkasi Haji Batam yang wafat di Makkah menyebutkan ada lima JCH yang meninggal di tanah suci. Mereka adalah

  • Suparto Katidjo Abdullah, 64, asal Kabupaten Mempawah-Kalimantan Barat, wafat Kamis (9/8), pukul 07.30 WAS di pemondokan dan dimakamkan di Sharaya-Makkah.
  • Utin Risnarti Idris, 55, asal Kota Pontianak-Kalimantan Barat, wafat Ahad (12/8), pukul 05.30 WAS di pemondokan dan dimakamkan di Sharaya-Makkah.
  • Nizar Muhammad Syam Balikun, 55, asal Kuantan Singingi-Riau, wafat Ahad (12/8), pukul 23.00 WAS di RSAS dan dimakamkan di Sharaya-Makkah.
  • Suratman Muhanan Wirorejo, 75, asal Kabupaten Batanghari-Jambi, wafat Ahad (12/8), pukul 02.10 WAS di KKHI Makkah dan dimakamkan di Sharaya-Makkah.
  • Jasman Ayub Ismail, 60, asal Mempawah, wafat Sabtu (18/8), pukul 09.15 WAS di Pemondokan dan dimakamkan di Sharaya.

“JCH yang meninggal Insya Allah akan dibadalkan hajinya,” ucap Alikek.

Media Center Haji (MCH) Embarkasi Haji Batam, menghubungi Ketua Kloter 13, Mahmud mengatakan, kondisi JCH Kloter 13 secara umum sehat, siap melaksanakan rangkaian wukuf, mabit di Muzdalifah dan melontar Jumrah di Mina. Kalaupun ada keluhan disebabkan karena adaptasi cuaca seperti pilek, batuk dan kecapekan karena aktivitas yang begitu padat.”(rng)