ilustrasi
foto: putut ariyotejo / batampos.co.id

batampos.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam optimis target tahun ini bisa capai target hingga akhir tahun mendatang. Tahun ini DLH ditargetkan bisa mencapai target Rp 35 miliar hingga akhir tahun mendatang.

Iklan

“Hingga Juni lalu kami sudah berhasil mengumpulkan Rp 18 miliar. Mudah-mudahan bisa capai target,” kata Kepala DLH Batam, Herman Rozi, Jumat (17/8).

Mantan Camat Lubukbaja ini menuturkan sebelumnya target telah dikurangi dari Rp 35 miliar menjadi Rp 30 miliar hingga Desember mendatang. Pihaknya beralasan penurunan ini disebabkan karena terlalu tinggi dan dikhawatirkan tidak tercapai.

Ia menyebutkan setiap bulannya, petugas berhasil mendapatkan Rp 2.5 miliar dari retribusi sampah ini. Seiring tumbuhnya pembangunan di Batam tentu saja hal ini bisa menambah objek retribusi.

“Kalau pelayanan bertambah tentu ada penambahan,” imbuhnya.

Ia menjelaskan saat ini delapan ribu sasaran target retribusi sudah dipasangi barcode yang memudahkan DLH dalam memantau pendapatan dari retribusi sampah ini.

“Salah satu untuk menekan kebocoran,” sebut dia.

Herman mengungkapkan saat ini barcode masih dipesan dari luar. Ke depan DLH ingin berusaha menciptakan sendiri barcode yang lebih sederhana.

“Kita buat lebih mini lagi dari yang ada saat ini. Namun sistem kerjanya tetap sama bisa tunai dan non tunai,” jelas pria yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam ini.

Tahun ini DLH resmi menerapkan sistem barcode dalam penarikan retribusi sampah. DLH menargetkan sedikitnya 20 ribu rumah target retribusi bisa dipasangi barcode hingga akhir tahun mendatang.(yui)