Iklan

WAKIL Gubernur Kepri Isdianto (lima dari kiri) bersama Jaksa Agung M Prasetya, Gubernur Kepri Nirdin Basirun, dan Staf Ahli Gubernur Kepri Laksamana TNI (Purn) Marsetio menekan tombol sirine menandai peresmian sejumlah proyek strategis di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (24/9/2018).

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri resmi meluncurkan Proyek Gurindam 12 bertepatan dengan peringatan hari jadi ke-16 Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (24/9). Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersama Jaksa Agung M Prasetyo dan Wagub Kepri Isdianto.

Iklan

Selain proyek jalan lingkar Gurindam 12, juga ada delapan proyek strategis yang diluncurkan, kemarin. Antara lain proyek gedung rawat inap RS Bhayangkara Polda Kepri di Batam, Pelabuhan Bandar Sijantung Batam, Jembatan I Dompak di Tanjungpinang, peningkatan Jalan Bukit Leman-Tanjungduku di Natuna, dan kantor administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang di Bintan.

Kemudian proyek pembangunan Markas Komando (Mako) Satpol PP Provinsi Kepri di Tanjungpinang, gedung rawat inap kelas III Instalasi Jiwa di RSUD Raja Engku Haji Daud di Bintan, dan proyek pengadaan cathlab cngiography, ESWL dan MRI di RSUD Raja Ahmad Thabib di Tanjungpinang.

Dalam kesempatan itu Gubernur Nurdin Basirun mengajak masyarakat untuk merapatkan barisan, bergandeng tangan, bersama-sama ikut membangun Kepri sesuai dengan kapasitas dan posisi masing-masing. Dengan kebersamaan, saatnya meraih tujuan berdirinya provinsi ini, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jangan habiskan waktu hanya untuk menebar fitnah. Mari satukan diri, rangkul semua. Ayo kita bekerja bangun Kepulauan Riau agar sejahtera,” ujar Nurdin saat memimpin upacara peringatan HUT Kepri ke-16 di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (24/9).

Saat ini, kata Nurdin, Pemprov Kepri terus menggesa dan menyelesaikan beberapa proyek strategis. Muara dari segala kegiatan pembangunan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan sektor maritim juga menjadi prioritas utama. Hal ini sejalan dengan Nawa Cita Presiden Joko Widodo yaitu membawa kejayaan maritim Indonesia. Semua itu juga untuk menjaga martabat bangsa.

“Kepri dengan wilayah lautan yang luas serta ribuan pulau, kita yakin mampu mewujudkan hal tersebut,” tutup Nurdin.

Unggul di bidang maritim, kata Nurdin, bukan lagi sekadar wacana dan angan belaka. Namun mulai sekarang harus dipersiapkan dan digerakkan.

Nurdin juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kepri untuk mejaga keutuhan laut yang ada di Kepri saat ini. Salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan.

Sementara Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengapresiasi Pemprov Kepri yang dinilai konsisten melakukan pembangunan infrastruktur di berbagai pelosok daerah untuk mensejahterakan masyarakat.

Menurut Prasetyo pembangunan yang mengacu kepada sarana adalah langkah tepat dalam menbangun daerah. Karena hal ini akan memacu lajunya investasi yang akan masuk, membuka lapangan pekerjaan, serta bisa meningkatkan daya saing dengan daerah lain.

“Seluruh prestasi yang diraih oleh Kepri saat ini dan ke depan, dampaknya akan dirasakan secara luas,” kata Jaksa Agung yang bergelar Datok Wira Amar Adiwansa Prasetyo itu.

Pada kesempatan tersebut juga diberikan sejumlah bantuan. Antara lain bantuan alat pertanian kepada kelompok tani di Tanjungpinang dan Karimun, bantuan sampan dan alat tangkap nelayan, bantuan berupa 10 perahu tradisional, hingga bantuan pendidikan untuk guru dan siswa di hinterland. (jpg)