Senin, DPRD Panggil Manajemen PT Royce Terkait Nasib Karyawan



Komisi IV DPRD Kota Batam memanggil manajemen PT Royce Entreprise Co Kabil dan Disnaker Kota Batam untuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (26/8). DPRD Hendak mempertanyakan nasib sejumlah buruh di PT Royce yang sudah bekerja puluhan tahun, tetapi statusnya masih kontrak.

Wakil Ketua Komisi IV Udin P Sihaloho mengatakan kehadiran manajemen PT Royce dan Disnaker penting karena masih banyak yang perlu ditanyakan terkait status karyawan. Ia berharap dengan adanya pertemuan tersebut, maka akan didapatkan titik terang terkait hak dan kewajiban para buruh.

“RDP ini kami rencanakan setelah melakukan sidak kemarin. Kita mau mempertanyakan, kenapa bisa sampai puluhan tahun buruh tidak juga dipermanenkan. Dan kita juga mau tahu mengenai pengawasan yang dilakukan Disnaker,” katanya.

Udin mengaku sudah mengundang management PT Royce sejak beberapa hari lalu. Tetapi jika tidak kunjung hadir, maka akan dilayangkan surat pemanggilan kedua. Jika tidak hadir juga akan dilayangkan surat panggilan ketiga.

“Kalau sudah tidak datang hingga ketiga kali, berarti sudah dipastikan ada yang mereka tutupi makanya mereka takut. Kalau seperti ini kita akan minta bantuan pihak berwajib untuk memanggil mereka,” katanya.

Sebelumnya Selasa (20/8) , komisi IV DPRD Kota Batam menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke perusahaan PT Royce Entreprice Co di kawasan Industri Taiwan, Kabil. Dari Sidak tersebut terungkap bahwa banyak buruh di perusahaan tersebut yang belum permanen padahal sudah bekerja  hingga 15 tahun. (ian)



Komentar Pembaca

komentar