Kok Cuma Jalan ke Rumah Anggota DPRD Batam yang Mulus



 

Jalan raya di sekitar Wilayah kecamatan Seibeduk banyak yang masih terbaikan dari program perbaikan atau pengaspalan jalan oleh pemerintah.

Beberapa anggota DPRD kota Batam yang berdiam di sana hanya memperjuangkan perbaikan jalan di lingkungan perumahan mereka masing-masing, sehingga jalan utama kian memprihatinkan.

Kerusakan jalan yang paling parah dijumpai adalah jalan raya menuju kampung Tanjungpiayu laut. Jalan dengan panjang sekitar dua kilometer ini hampir semua ruas jalan berlubang dan tergenang air.

Kondisi yang paling parah terlihat di depan SMPN 40 Pancur baru, Duriangkang Seibeduk. Di lokasi tersebut ada dua titik jalan berlubang, dengan kondisi kerusakan cukup parah. Lubang di badan jalan mencapai dua meter persegi dengan kedalam 30 CM untuk satu lubang.

Kondisi ini sangat berbahaya bagi pengendara yang melintas di jalan tersebut. Karena selain licin dan becek, pengendara kerap kali terkecoh dengan genangan air yang memenuhi lubang di badan jalan.

Kondisi ini jauh berbeda dengan jalan perumahan beberapa anggota dewan yang berdiam di sana. Jalan perumahan yang didiami, M. Yunus anggota Komisi III DPRD Kota Batam di perumahan Puri Agung III, jalan perumahan lokasi tempat tinggal dan sekolah milik Jauhin Hutajulu anggota komisi III DPRD Kota batam di perumahan Bidaayu pintu satu dan jalan perumahan pancur yang merupakan lokasi tempat tinggal Windarti salah satu anggota dewan kota Batam sudah mulus beraspal.
Pengaspalan jalan di lingkungan perumahan tiga anggota dewan di daerah Seibeduk masing-masing M Yunus, Jauhin Hutajulu dan Windarti dikabarkan menggunakan anggaran APBD 2012 sebesar Rp1,2 milliar.

Warga Seibeduk kini meminta pemerintah untuk memberi perhatian masalah pembangunan jalan utama yang kian rusak parah itu. (eja)



Komentar Pembaca

komentar