Pacman Provokasi Marquez



Manny Pacquiao

Manny Pacquiao

MANNY “Pacman” Pacquaio mulai memprovokasi lagi musuh besarnya, Juan Manuel Marquez. Dalam wawancara dengan Manila Standard Today yang dikutip Forbes Selasa (26/3), petinju kebanggaan Filipina itu menyebutkan, meski kalah KO dari Marquez pada 8 Desember tahun lalu, dirinya masih unggul dari petarung asal Meksiko tersebut.

“Kalau dia (Marquez) tidak mau bertarung dengan saya lagi, saya juga tidak mau bertarung dengan dia. Biarkan saja. Tapi, kalau dia bilang tidak mau bertarung dengan saya karena menang di pertarungan terakhir kami, harap diingat, saya masih di atas dia. Kami berduel empat kali, saya menang dua kali, sekali imbang, dan sekali kalah,” ujar Pacman.

Marquez dikabarkan memang enggan berduel dengan Pacman lagi. Tapi, banyak juga yang percaya, itu hanya taktik untuk mendongkrak nilai kontrak pertarungan. Duel keempat mereka yang berakhir dengan kemenangan KO ronde keenam Marquez ditonton 1,15 juta orang secara pay-per-view dan menghasilkan USD 70 juta (sekitar Rp 665 miliar) dari hak tayang televisi. Plus USD 11 juta (Rp 104,5 miliar) dari tiket.

Itu adalah duel keenam Pacquiao yang menelurkan 1 juta lebih pay-per-view (PPV). Itu berarti petinju 34 tahun tersebut menyamai rekor mantan juara dunia kelas berat Mike Tyson sebagai petinju yang paling banyak menghasilkan PPV di atas 1 juta.

Dengan kandungan uang yang demikian besar, Pacquaio mengaku tak mengerti seandainya benar Marquez menolak bertarung dengannya. Dia pun menyindir Marquez yang seolah-olah takut dengannya. “Saya? Siapapun tahu saya akan bertarung dengan siapa saja. Tak ada yang saya takuti dan itu yang membuat penggemar tinju sangat menyukai saya. Saya tak pernah menghindari siapa pun, saya tak pernah memilih pertarungan yang mudah,” tegas Pacman.

Tapi, petinju yang telah 18 tahun berkarir profesional itu mengakui, kekalahannya dari Marquez pada Desember lalu begitu menyakitkan. Terutama karena kekalahan itu membuat para penggemarnya (khususnya warga Filipina) bersedih. “Sewaktu saya melihat lagi rekaman gambar yang memperlihatkan mereka (warga Filipina) menangis, saya merasa sedih karena telah mengecewakan mereka dan ikut menangis,” ujarnya.

Pacman pun memastikan bakal naik ring lagi pada September. Namun, dia belum tahu siapa lawan yang akan dihadapi. “Sabar, saya dan (promotor) Bob Arum masih berunding. Yang pasti September lagi saya naik ring lagi, bukan April seperti yang dirumorkan selama ini. Beritahu publik, tak lama lagi saya akan membuat mereka bahagia lagi,” ujarnya.

Kabarnya, dia memilih Juan Manuel Marquez sebagai lawan karena ingin membalaskan dendam. Seperti diketahui, Marquez adalah petinju yang mengalahkan Pacquiao pada akhir 2012 lalu.

Namun, hingga kini, petinju asal Meksiko tersebut belum memberikan jawaban atas tantangan yang diajukan Pacman, julukan Pacquiao.“Katakan pada semua fans untuk bersabar. Bob Arum (promoter Top Rank) dan saya sedang mengadakan pembicaraan. Dan pembicaraan ini akan berlanjut,” terang Pacman pada Manila Examiner. (jos/mas/ttg/jpnn)



Komentar Pembaca

komentar