Embarkasi Batam Tahun Ini Berangkatkan 7.808 JCH



BATAM (BP) – Jamaah calon haji (JCH) Provinsi Kepri mendapat kesempatan menjadi kelompok terbang (kloter) pertama yang akan berangkat dari Embarkasi Batam menuju Madinah, 10 September mendatang. Kloter pertama ini akan diisi JCH dari Batam, Natuna, Anambas, Lingga, dan Bintan.

Terpilihnya JCH Kepri itu sesuai kesepakatan dalam rapat penentuan kloter yang diikuti empat provinsi yang masuk Embarkasi Batam, yakni Kepri, Riau, Jambi dan Kalimantan Barat.

ilustrasi

ilustrasi

“Rapatnya dipercepat tadi malam (Senin, 29/7). Jadi dalam rapat yang dihadiri utusan Dirjen haji, seluruh wilayah setuju Kepri berangkat pada kloter pertama,” kata Kepala Kemenag Kepri Handarlin H Umar, kemarin.

Menurut Handarlin, kesepakatan itu didapatkan setelah masing-masing wilayah mengungkapkan pertimbangannya. Kepri termasuk paling siap untuk berangkat pertama dari 18 kloter yang akan berangkat, apalagi didukung dengan kesiapan paspor calon jamaah haji Kepri.

“Kesiapan paspor kita sudah 90 persen. Dan kita sudah kirim paspor itu secara bertahap ke Jakarta untuk pembuatan visa. Sekarang kita tinggal melengkapi administrasi keberangkatan,” ujarnya.

Keberangkatan empat wilayah jamaah haji dibagi dalam dua rombongan. Rombongan pertama akan berangkat dari tanggal 10-23 September yang diisi oleh kloter 1 hingga 15.

Di mana kloter keberangkatan pertama dari Kepri, kloter 2-4 dari Jambi, kloter 5-6 dari Riau, kloter 7 campuran jamaah Kepri dan Riau, kloter 8-15 dari Riau. Sedangkan rombongan kedua dengan kloter 16-18 dari Kalbar.

Jumlah JCH yang berangkat lewat Embarkasi Batam adalah 7.808 orang yang terdiri dari 4.036 JCH Riau, 1105 JCH Jambi, 1.872 JCH Kalbar dan 795 Kepri.

“Jumlah itu sudah termasuk petugas yang tergabung dalam tim pemandu haji daerah. Namun untuk petugas kloter itu ditentukan pusat dan anggaran keberangkatan mereka juga dari pusat,” sebut Handarlin.

Handarlin menjelaskan sekarang pihaknya akan melakukan pembenahan dan persiapan tempat di Asrama Haji Batam Centre menjelang keberangkatan.

Dimana pihaknya akan mengumumkan pelelangan katering untuk konsumsi calon jamaah haji saat di asrama, persiapan dan pembenahan fisik asrama mulai kondisi air, tempat tidur, aula kedatangan dan keberangkatan, fasilitas mesjid, tempat pertemuan keluarga dan calon jamaah haji dan fasilitas informasi lainnya seperti TV LCD.

“TV LCD itu berguna untuk informasi calon jamaah haji selama melakukan ibadah. Mereka akan melihat secara langsung dimana tempat menginap, dan jalan yang akan mereka lalui agar lebih mudah dimengerti,” imbuh Handarlin. (she)



Komentar Pembaca

komentar