Buah Bibir

Buah Bibir

Nikita Mirzani Tersangka

Nikita Mirzani

batampos.co.id – Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (29/3) lalu menetapkan aktris Nikita Mirzani sebagai tersangka.

Ia tersandung kasus pengeroyokan terhadap asisten Julia Perez yang bernama Lucky beberapa waktu lalu.

“Iya sudah tersangka kok,” kata Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Purwanta saat dihubungi awak media.

Pihak kepolisian memastikan telah memberi tahu kedua pihak atas perkembangan kasus ini. “Pemberitahuan pasti sudah, tapi saat ini mungkin karena sibuk jadi belum bisa hadir,” jelasnya.

Sementara itu, Nikita Mirzani belum memberikan pernyataan usai status tersangka yang disandangnya.

Seperti diketahui, kasus pengeroyokan terhadap Lucky terjadi pada 29 Oktober 2016. Dia diduga dianiaya oleh teman berserta Nikita Mirzani di salah satu klub malam di Jakarta Selatan pada dini hari.(ded/JPG)

Iqbal Minta Pasha Ungu Mundur dari Jabatan Wakil Walikota Palu

batampos.co.id – Ketua DPRD Palu Muhammad Iqbal Andi Magga geram terhadap perilaku Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said alias Pasha.

Iqbal pun minta Pasha untuk mundur dari jabatan wakil wali kota (Wawali) Palu agar dia lebih fokus menyanyi.

Menurut Iqbal, kalau jabatan wakil wali kota telah membelenggunya menjadi seorang musisi, Pasha dipersilakan mundur.

Iqbal beralasan, banyak artis yang menduduki jabatan politik meninggalkan profesi seniman karena mereka paham aturan.

”Ini aneh, Wawali kita kok tidak paham. Jangan-jangan nggak baca persyaratan waktu pencalonan dan persiapan pelantikan,” kata Iqbal Sabtu pekan lalu.

DPRD, kata Iqbal, akan menyikapi persoalan tersebut sampai ke Kementerian Dalam Negeri. Sebab, itu pelanggaran undang-undang yang sangat nyata.

Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, jelas Iqbal, disebutkan tugas Wawali selain tugas pokok adalah tugas yang diberikan wali kota secara tertulis.

Tugas tertulis yang diberikan wali kota kepada wakil wali kota, kata Iqbal, adalah penanganan reklamasi, tambang, dan penertiban sumber-sumber ekonomi. Namun, kata dia, semua itu tidak dilaksanakan Wawali.

Jangan-jangan, tuding Iqbal, Wawali mengklaim kerja wali kota juga sebagai kerjanya.

”Jadi, dia harus profesional sebagai kepala daerah. Jangan numpang di program wali kota,” kata Iqbal.

Iqbal menyatakan, soal penanganan kemiskinan saja yang menjadi tupoksi utama Wawali Palu tidak pernah diurus.

”Saya mendapat keluhan dari tim pokja penanggulangan kemiskinan bahwa dia (Wawali, Red) tidak pernah hadir. Bahkan, Wawali tidak hadir waktu diundang wakil presiden untuk membahas tupoksi utamanya mengenai masalah kemiskinan,” ungkap Iqbal. (zai/c4/ami)

Pernah Pipis di Tas Kresek? Dewi Perssik Pernah

batampos.co.id – Ssstt…. ini rahasia, cuman Anda yang tahu. Ini tentang kebiasaan Dewi Perssik sesaat sebelum manggung, Ia wajib pipis!

Ya elah…. kalau itu mah biasa aja kali ….

Sabar, ada yang tak biasa. Kalau manggung di gedung si tidak masalah. Nah, kalau manggung di lapangan macam mana?

Lanjutkan bacanya ya….

“Mau di mana saja aku sebelum manggung, pasti harus pipis dulu. Itu sudah menjadi kebiasaan aku dari dulu,” kata Depe, sapaan karib Dewi Perssik saat ditemui di Kemayoran, Jakarta Utara, Jumat malam (24/3).

Bahkan saat dirinya harus manggung di lapangan besar, pedangdut yang pernah duet dengan Glenn Fredly di lagu Hikayat Cintaku, juga harus melakukan hal tersebut.

“Aku juga selalu bawa kantong kresek kalau misalnya nyanyi di lapangan. Jadi, sebelum naik panggung, aku pipisnya di kantong kresek itu,” terangnya.

Hal tersebut sudah biasa dilakukannya sejak dirinya terjun ke dunia hiburan.

“Kalau nggak pipis, gimana gitu rasanya. Jadi memang harus pipis dulu,” imbuh selebrtiti kelahiran Jember, Jatim itu. (kho/opi)

Mulan Jameela Jualan Cilok

batampos.co.id – Mulan Jameela, istri musisi Ahmad Dhani, jadi juragan cilok alias aci dicolok dan ceker pedas.

Cilok adalah makanan Sunda yang terbuat dari aci (tepung) kanji yang dibumbui, digoreng, lalu disantap dengan saos. Cilok memang makanan kesukaan Mulan dan keluarganya.

Apakah Mulan menekuni bisnis ini karena sepi job? Jawabannya tidak.

Dia berbisnis cilok dan ceker pedas bukan karena dia lagi sepi job menyanyi. Juga bukan karena butuh duit untuk biaya kehidupan sehari- hari. Tapi dia dagang cilok karena keisengannya saja.

Mulan bercerita, pesanan cilok berawal dari pesan getok tular di media sosial.

“Sebenarnya itu berawal untuk teman medsos aku aja, dari Path sampai grup-grup aku gitu deh. Ternyata ngelink ke Twitter. Akhirnya ada beberapa yang nanya ke SMS dan nge-Line,” jelasnya saat ditemui di kawasan Cikajang, Jakarta Selatan, Kamis malam (23/3).

Semua yang mengubungi Mulan tidak hanya teman-temannya dari kalangan artis. Tapi, juga ada yang berasal dari orang biasa.

“Ada kok orang biasa juga. Tapi, ya aku kalau ada aja bikin,” terangnya lagi. Kini, bisnisnya itu pun sudah kebanjiran pesanan.

“Kalau sekarang masih repot, jadinya nggak dulu (untuk dikembangkan). Susah karena aku bikin sendiri. Aku sendiri nggak bisa ninggalin anak-anak, kasihan kalau ditinggalkan,” tutupnya.

Bukan hanya kebanjiran pesanan, bisnis Mulan ini juga ternyata banyak yang menawarkan kerjasama.

“Kalau yang nawarin join sih ada banyak. Ya cuman ya sendiri aja deh,” urainya lagi.

Mulan juga menambahkan usahanya ini ingin ia dijadikan produk rumahan. (kho/opi)

Terlalu,… Rido Rhoma Ditangkap Polisi terkait Kasus Mirasantika

Rido Rhoma

batampos.co.id – Pedangdut Rido Rhoma ditangkap jajaran Satreskoba Polres Metro Jakarta Barat terkait kasus mirasantika (minuman kerasa dan narkotika).

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Suhermanto menjelaskan, Ridho ditangkap Jumat (24/3) malam di kawasan Hotel Ibis, Daan Mogot, Jakarta Barat. Setelah ditangkap dengan barang bukti sabu-sabu, muncul pengakuan mengejutkan itu.

’’Yang bersangkutan kurang lebih dua tahun ini mengkonsumsi narkoba,’’ kata Suhermanto.

Saat ini, Ridho masih diperiksa secara intensif. Aparat juga mendalamu kemungkinan apakah Ridho juga menjadi bandar, atau sebatas memakai saja. Penyidik juga masih mendalami alasan Ridho nekat mengkonsumsi narkoba ditengah karirnya yang kembali merangkak naik.

“Masih kami dalami lagi ya. Untuk sementara (memakai narkoba) untuk keinginannya pribadi,” sambung dia.

Penangkapan itu bermula dari penyelidikan mendalam yang mereka dilakukan. Akhirnya, dilakukan penangkapan Ridho Rhoma di Hotel Ibis, Daan Mogot, Jakarta Barat pada Jumat (24/3) malam.

’’Dari keterangan (Ridho Rhoma) dia beli dari rekannya, MS seharga Rp 1,8 juta. Lalu dipakai,’’ kata dia ketika dikonfirmasi, Sabtu (25/3).

Saat dilakukan penangkapan kata dia, Ridho bahkan masih dalam pengaruh sabu-sabu.

’’Memang masih dalam pengaruh ya, karena habis pakai (sabu-sabu). Jadi dari keterangannya, dia beli dulu dari MS, nah MS sekarang sudah kami tangkap,’’ katanya.

Bila Ridho ditangkap di Daan Mogot, Jakarta Barat, MS terang Suhermanto ditangkap di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Dari kedua orang itu polisi sama-sama menyita narkoba jenis sabu-sabu serta alat isap berupa bong.

’’Jadi RR beli dari MS, MS ini juga beli dari rekannya D. Untuk D sekarang masih DPO (daftar pencarian orang),’’ sambungnya.

Sampai kini Ridho masih dalam pemeriksaan di Polres Metro Jakbar. Akibat ulahnya dia terancam hukuman penjara sampai belasan tahun.

Tertangkapnya Ridho, tentu merusak karirnya. Apalagi, anak dari Rhoma Irama itu baru saja mengeluarkan single baru yang berjudul Mengapa.

Karir Ridho juga kembali merangkak naik setelah single terbarunya mulai dilempar ke pasaran.

Lagu itu merupakan daur ulang tembang milik ayahnya, Rhoma Irama. Oleh sebab itu, dia akhir-akhir ini disibukkan dengan kegiatan promo lagu tersebut. Namun perjalanan kariernya terancam usai ditangkap polisi pada Jumat (24/3).

Sementara, Tanti, manajer Ridho mengaku tidak tahu detail kejadian penangkapan talent-nya. Dia mengatakan, belum mendapat kepastian soal dicicuknya penyanyi dangdut tersebut. ’’Aku nggak tahu masalah itu,” kata Tanti saat dihubungi awak media, Sabtu (25/3). (elf/ded/JPG)

Six Bomb Jual Cantik, Habiskan Duit Rp 1,18 miliar untuk Cantik

”Setiap orang mengikuti karena mereka tahu saya cantik.” Kalimat itu muncul berkali-kali di lirik Becoming Prettier, lagu terbaru girlband Six Bomb.

Grup beranggota empat perempuan tersebut comeback dengan konsep operasi plastik. Transformasi mereka sebelum menjalani operasi dituangkan dalam klip video lagu itu.

Publik sudah dibuat penasaran oleh grup asuhan Pacemaker Entertainment itu sejak mereka merilis foto teaser pada Februari lalu. Dalam foto tersebut, tampak potret empat perempuan yang wajahnya dibalut perban dengan warna-warna berbeda tiap orangnya. Pada bulan yang sama, video Becoming Prettier (Before) itu dirilis.

Dalam klip tersebut, mereka diperlihatkan sedang mengunjungi klinik. Masing-masing berkonsultasi dengan ahli bedah dan mendapat treatment. Bulan ini, giliran versi After dirilis. Video menonjolkan keempat member dengan penampilan berubah drastis dari versi sebelumnya. Keempatnya juga tampil dalam kostum onesie ketat merah muda yang jadi ciri khas mereka di klip video Wait Ten Year tahun lalu.

Six Bomb, yang sebelumnya tidak terlalu dikenal publik, langsung meroket. Girlband yang dibentuk pada 2012 itu sempat bubar setahun setelah debut dengan enam anggota. Pada 2015, mereka kembali. Kali ini hanya dengan empat personel. Soa dan Dain yang merupakan member lama digabung dengan Gabin dan Seulbi.

Lead singer Dain menyatakan, ide tersebut berawal dari keinginan pribadi member.

”Kami semua ingin oplas agar kelihatan lebih cantik. Kami pun mikir, kenapa tidak sekalian saja membuat lagu tentang hal itu? Toh orang-orang bakal tahu kalau kami operasi,” ucapnya sebagaimana dikutip AFP.

Mereka mengaku cukup khawatir ketika akan menjalani tindakan tersebut. Raper Soa menyatakan berpikir berkali-kali sebelum menjalani operasi double eyelid untuk membuat matanya tampak bulat dan lebih lebar. Meski membutuhkan pertimbangan panjang, keempatnya puas dengan hasil oplas itu.

”Malah kami sendiri yang risih saat lihat foto sebelum dioperasi,” ungkap Dain.

Seluruh tindakan oplas tersebut tanpa paksaan. Biayanya ditanggung manajemen. Tidak heran, comeback ketiga Six Bomb itu terbilang mahal.

Foto atas adalah hasil operasi plastik, foto bawah sebelum operasi.

”Kami mengeluarkan total biaya sekitar 100 juta won (Rp 1,18 miliar) untuk operasi plastik,” papar perwakilan Pacemaker Entertainment.

Meski mengeluarkan biaya yang lumayan besar, setidaknya hal itu sepadan dengan ”melejitnya” popularitas Six Bomb. Nama girlband itu sempat merajai Naver, situs pencarian Korea Selatan, setelah rilis Becoming Prettier (After) pada pertengahan pekan lalu.

Perwakilan manajemen mengungkapkan, Six Bomb bakal sibuk tahun ini.

”Kami mengadakan audisi untuk tambahan dua personel agar Six Bomb bisa genap six (enam),” paparnya dikutip Allkpop. (fam/c6/ayi/tia)

Too Long to Be Alone, Single Baru OM PMR

batampos.co.id – Tetap dengan gaya parodi grup musik legendaris Orkes Moral Pengantar Minum Racun (OM PMR) meluncurkan single terbaru.

Lagu yang segera dilepas yakni berjudul Too Long to Be Alone.

Pesta peluncuran digelar pada 15 Maret 2017 di No Name Bar, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Lagu Too Long to Be Alone sendiri merupakan hasil parodi dari hits Terlalu Lama Sendiri milik penyanyi solo Kunto Aji.

“Kalau melihat dari syair memang ada kejadian seperti itu. Jadi kita buat nuansa berbeda,” kata Boedi Padukone dari OM PMR kepada JawaPos.com, baru-baru ini.

Single Too Long to Be Alone akan menjadi jembatan menuju album baru OM PMR. Pasalnya Jhonny Iskandar cs telah mengumumkan rencana untuk meluncurkan album terbaru. Album yang diberi judul Penawar Racun itu akan dipasarkan akhir Maret atau April mendatang.

Boedi Padukone OM PMR mengatakan bahwa proses produksi album anyar tersebut telah selesai dikerjakan. Album Penawar Racun bakal diisi dengan lima lagu baru. Empat materi berasal dari lagu musisi indie yang mereka parodikan menjadi musik dangdut. Yakni lagu dari The Upstairs, Steven Jam, Kunto Aji, dan The Flowers.

“Satu lagu lagi merupakan lagu baru ciptaan kami,” jelas Boedi.

Sejak 2014, band yang diisi Jhonny Iskandar, Boedi Padukone, Yuri Mahippal, Imma Maranaan, Ajie Cetti Bahadur Syah, dan Harri Muke Kapur itu memang kembali aktif di industri musik tanah air usai vakum dari 1994.

Kembalinya OM PMR ditandai lewat sebuah mini album. Mereka merilis album berjudul Orkeslah Kalau Bergitar yang berisi empat lagu. Selain lagu karya sendiri berjudul Time is Money (Yang Penting Jadi Uang), juga ada tiga lagu hasil gubahan dari band masa kini. Yaitu, lagu Topan (Tato atau Panu) dari lagu Posesif milik Naif, Mengadili Persepsi milik Seringai, serta lagu Cinta Melulu dari Efek Rumah Kaca.

Semua lagu itu diubah menjadi versi kocak. Hingga kini Orkes Moral Pengantar Minum Racun terus disibukkan dengan jadwal panggung ke panggung di tanah air. (ded/JPG)

Nidji Rilis Album Baru Euy

foto: nidjiholic.com

batampos.co.id – Nidji segera merilis album terbaru.

Album kelima dari band pop tersebut segera dipasarkan setelah lima tahun tidak mengeluarkan album.

Vokalis Nidji, Giring mengatakan bahwa kesibukan menjadi faktor tertundanya album baru mereka.

“Soalnya Nidji sibuk terus, sehingga album tertunda sampai lima tahun. Akhirnya akan rilis dalam waktu dekat ini,” kata Giring di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat.

Pelantun Hapus Aku itu membeberkan bahwa album baru Nidji nanti berisi sebelas lagu. Selain ciptaan sendiri, Nidji juga dibantu oleh karya ciptaan Guruh Soekarnoputra, Bembi Noer, Tulus, dan musisi lainnya.

Giring membocorkan, materi album baru ini nantinya masih berbicara soal cinta dan persahabatan. Sedangkan untuk musik masih mengusung ciri khas Nidji yang pop dan mengandung nuansa electro.

Namun hingga saat ini Giring enggan membocorkan judul album Nidji nanti. “Alhamdulillah pokoknya lagunya keren-keren banget,” ujarnya. (ded/JPG)

Setahun Vakum, Ungu Rilis Lagu pada Hari Musik Nasional

batampos.co.id – Tepat pada Hari Musik Nasional 9 Maret ini, Ungu merilis lagu dan album terbaru “Setengah Gila”.

Album ini sekaligus menandai 20 tahun usia Ungu berkarya di dunia musik Indonesia.

Sejak berdiri di tahun 1996, band yang terdiri dari Pasha, Enda, Rowman, Makki, dan Onci ini telah melahirkan 12 karya album.

Selama satu tahun Ungu beristirahat karena kesibukan sang vokalis, Pasha sebagai Wakil Wali Kota Palu.

Lagu ini sengaja dirilis di momentum Hari Musik Nasional untuk kembali menyegarkan ingatan Cliquers-sebutan fans Ungu-. Meski sebelumnya sempat mengeluarkan single tanpa sang vokalis, Pasha, Ungu seperti kehilangan ruh.

“Setelah hampir satu tahun Ungu mencoba mencari sesuatu yang lain dari yang biasa kami lakukan dalam berkarya di industri musik, akhirnya kami memutuskan untuk memulai kembali debut dari Ungu versi 2017 dengan lagu dan album baru,” kata Pasha dalam Konferensi Pers di Jakarta, Kamis (9/3).

Lagu “Setengah Gila” ini rencananya akan hadir di album terbaru Ungu. Dengan adanya single ini, Ungu berharap menyembuhkan kerinduan para Cliquers terhadap Ungu.

“Yang pasti Pasha hadir lagi di lagu ini. Kami semua bersaudara dan tak dapat terpisahkan,” ungkap Pasha.

Lagu ini diciptakan oleh Enda yang menceritakan tentang orang yang setengah gila diisi oleh Pasha. Dalam rangka dua dekade Ungu berkarir, band ini hadir lagi dengan formasi yang lengkap di tengah kesibukan Pasha sebagai pejabat publik.

Sebelumnya di tahun 2016, isu bubar band ini semakin kencang saat Pasha menjabat sebagai Wakil Wali Kota Palu. Ungu merilis single kala itu berjudul “Tanpa Hadirmu”.

Maka lewat “Setengah Gila” membuktikan band ini tak pernah bubar.(cr1/JPG)

Ladies, Tommy Page Ditemukan Tewas

batampos.co.id – Tommy Page, pelantun hit I’ll Be Your Everyting ditemukan tewas di New York, Amerika Serikat. Detail kematiannya belum jelas.

Namun, Direktur Editorial Billboard.com Denise Warner mengatakan Page meninggal dunia pada Jumat waktu setempat. Penyebabnya tragis, dia diperkirakan bunuh diri.

Page yang berusia 46 tahun menjadi salah satu pendiri majalah Billboard pada 2011 sebagai rekanan penerbit. Setahun kemudian, dia mempromosikan majalah itu. Penyanyi pop ternama itu beken dengan beberapa hit. Yang paling mengena sudah pasti I’ll Be Your Everything.

Lagu itu nomor satu pada 1990. Dia kemudian menjadi eksekutif perusahaan rekaman, publisher majalah Billboard, wakil presiden Pandora, dan executive di The Village Voice.

“Kami semua berduka atas kematian rekan dan teman kami Tommy Page,” ujar presdien Billboard Entertainment Group John Amato.

“Dia adalah jiwa yang luar biasa dan entertainer sejati,” sambungnya. Rest in peace Tommy. (ABC/Billboard/tia)

TOP THREE

PSK Tampil Anggun di Perayaan Hari Kartini 

Ada Perusahaan Besar di Batam segera Berproduksi

Terkejut, Rekening Listrik Tiba-tiba Melonjak

ad-dpc-pkb-17agustus-rev2