Jumat, 22 September 2017
video

Menanti Aksi Laga Iko Uwais dalam 3 Film

Patty Jenkins Perempuan Sutradara Termahal

video

Film It, Tayang Hari Ini

Sinema

Sinema

Pecinta Film, saatnya Nonton Annabelle: Creation

batampos.co.idAnnabelle: Creation mulai diputar pekan ini. Pada pekan pembukaan pasar domestik yang dimulai Jumat (11/8), film tersebut diprediksi meraup pendapatan lebih dari USD 30 juta (Rp 400 miliar).

Salah satu negara yang telah menayangkan film itu adalah Italia yang menyumbang pendapatan pembukaan USD 1,1 juta (Rp 14,6 miliar). Kemudian, disusul Prancis yang menambahkan pundi-pundi pendapatan USD 775 ribu (Rp 10,3 miliar).

Film tersebut menempati posisi box office nomor satu di Paris dan nomor 3 di Prancis. Di Indonesia, film itu mendapat USD 456 ribu (Rp 6 miliar) dari 572 bioskop. Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar sekuel film Annabelle (2014) tersebut.

Film yang diproduseri sutradara Saw, James Wan, itu juga menjadi pemuncak di Belgia, Islandia, dan Singapura. Kritik yang masuk, antara lain, menyebut skenario Annabelle membosankan. Ada juga yang mengatakan bahwa film itu tak jauh berbeda dengan film pertama.

”David F. Sandberg sebagai sutradara tidak melakukan apa pun untuk meng-update film horornya dari stereotipe yang merusak genre film itu,” kata Julia Cooper, kritikus Globe and Mail.

Meski begitu, masih banyak kritikus yang menilai bahwa film itu benar-benar menegangkan. Terutama segi permainan audiovisual, set tempat, hingga permainan lighting yang mengejutkan.

”Sutradara tak benar-benar membuat sesuatu yang baru. Tapi, dia tahu pasti cara meningkatkan ketegangan. Ketika dia mengaktifkan serangan kejutan, itu benar-benar terasa mengalir,” kata Neil Pond, kritikus Parade Magazine.

Salah satu hal yang mendukung keseraman Annabelle: Creation adalah setting yang begitu gelap dan mencekam. Rumah yang digunakan sebagai lokasi syuting benar-benar dibuat secara utuh oleh Sandberg dan desainer produksi Jennifer Spence. Mereka membuat dua rumah berskala asli di Stage 26 studio Warner Bros. Masing-masing rumah menggambarkan set tiap lantai.

Sama seperti yang kita lihat pada film, rumah itu dibuat sangat gothic dengan sentuhan vintage. Lengkap dengan aksesori yang sebetulnya tak begitu diperlukan dalam pengambilan gambar. Hal tersebut dilakukan demi membuatnya terlihat detail, seperti rumah asli.

”Seluruh cerita berada di dalam rumah ini. Jadi, aku ingin rumah itu luas,” kata Spence dilansir dari Variety.

Rumah itu membantu Sandberg menciptakan visual yang nyata dan detail. Ketika membuat film, Sandberg memang selalu melakukannya di lokasi asli.

”Film pendek dan feature yang saya kerjakan semuanya selalu di lokasi asli, di mana lokasi menginformasikan aksi,” kata Sandberg dilansir dari Variety.

Cerita film itu mengambil waktu bertahun-tahun setelah kematian putri mereka, pembuat boneka dan istrinya menampung seorang suster dan beberapa gadis pengungsi ke rumah mereka. Dalam waktu singkat, mereka menjadi target Annabelle! (*)

(adn/c6/ayi)

Spiderman, Cowok Puber yang Ingin Masuk The Avengers

batampos.co.id – Film Spider-Man: Homecoming resmi rilis di Tanah Air, Rabu (5/7). Di hari perdana tayang, film hasil kerja sama Sony dan Marvel ini langsung dibanjiri penonton, tak terkecuali di Batam.

Sejumlah bioskop di Batam dipadati pengunjung, kemarin. Bahkan beberapa warga harus kecewa karena tak kebagian tiket. “Warga antusias. Studio penuh sampai kursi paling depan,” kata Umy Kalsum, warga Batamcentre usai nonton Spider-Man: Homecoming di Blitz Theater Kepri Mall, Batam, Rabu (5/7).

Menurut Umy, Spider-Man: Homecoming merupakan film si Manusia Laba-Laba yang paling menarik dibandingkan dengan film pendahulunya. Meskipun Spider-Man: Homecoming tidak ada kaitannya dengan film-film sebelumnya, seperti Spider-Man 3 dan The Amazing Spider-Man 2.

“Kalau aku paling suka yang Homecoming ini. Lebih fresh, seru, dan menghibur,” kata Umy.

Dalam film Spider-Man: Homecoming, tokoh utama Peter Parker (Tom Holland) diceritakan sedang puber. Menurut Umy seperti itulah sosok Spidey seharusnya ditampilkan. Bukan versi laki-laki dewasa yang galau seperti dibawakan Tobey McGuire atau Andrew Garfield yang berada di tengah-tengah rentang usia remaja dan dewasa.

Meski tetap hadir sebagai tokoh superhero, Peter Parker versi Tom Holland dihadirkan layaknya remaja kebanyakan. Memiliki cerita seru dalam kesehariannya, berkutat dengan dunia sekolah, dan tentunya lengkap dengan bumbu-bumbu cinta monyet ala remaja.

“Tapi tidak ada sex scences, no kisses,” kata Umy lagi.

Film Spider-Man: Homecoming ini menjadi ajang aktualisasi diri bagi Peter Parker. Selain sibuk dengan dunia remajanya, Peter juga fokus menumpas kejahatan. Tujuannya tak lain agak dilihat oleh Tony Stark si Manusia Besi. Syukur-syukur dia diajak bergabung ke kelompok elite The Avengers.

Namun layaknya remaja lain, Peter kerap membuat kekontolan yang tidak perlu. Misalnya saat diajak Iron Man bertempur menghadapi Captain America di Berlin, dia membuat vlog keseluruhan perjalanannya.

Film Spider-Man: Homecoming menyajikan suguhan yang lengkap. Selain aksi superhero si Manusia Laba-Laba, film ini juga menghadirkan karakter antagonis yang cukup menarik sebagai penjahat: The Vulture (Michael Keaton). The Vulture merupakan mekanik yang kecewa dengan sistem dan bagaimana dunia berjalan di bawah kekuasaan orang-orang kaya dan berpengaruh seperti Tony Stark.

Penjahat bersayap itu sangat benci dengan Iron Man dan pemerintah. Filosofinya tentang hidup cukup menarik. Meskipun cara yang diambil salah. The Vulture adalah gambaran dari kaum marginal putus asa yang akan melakukan apapun untuk mengisi perut dan melindungi keluarganya.

Terwujudnya flm Spider-Man: Homecoming ini berawal ketika komputer Sony Pictures diretas pada 2014 lalu, banyak yang gusar akan kelanjutan proyek film Spider-Man. Andrew Garfield yang menjadi suksesor Tobey McGuire sebagai Manusia Laba-laba di The Amazing Spider-Man, dinilai tak cukup baik untuk mengangkat franchise tersebut agar sejajar secara komersial dengan para superhero seperti Iron Man, Thor, dan Captain America.

Akhirnya Sony dan Marvel mengumumkan kerjasama mereka untuk membawa Spidey ke dalam Marvel Cinematic Universe (MCU). Kursi produser diambil alih Kevin Feige, bos Marvel Studios yang bertanggung jawab atas kesuksesan para karakter superhero Marvel di layar lebar. Tak ada lagi nama Avi Arad yang sebelumnya menangani semua film Spider-Man, mulai dari trilogi garapan Sam Raimi hingga arahan Marc Webb.

Feige menunjuk Jon Watts yang sebenarnya tak punya portofolio bagus-bagus amat. Tapi hasilnya, Spider-Man: Homecoming memiliki racikan pas untuk membawa Tom Holland menjadi Spider-Man paling asyik, keren, dan proporsional melebihi para pendahulunya.

Spider-Man: Homecoming adalah tontonan wajib yang menghibur dan menyenangkan seperti naik roller coaster. Jika dirasakan ada yang kurang, mungkin pertarungan akhir yang kurang klimaks antara Spidey dan The Vulture.  Perasaan seperti ditinggal kekasih saat sedang sayang-sayangnya.

Beberapa hal menarik lainnya dari film ini adalah keberagaman karakternya. Selain itu kemunculan Bibi May (Marisa Tomei) tak lagi digambarkan konservatif, melainkan tante gaul yang asyik bagi generasi milenial.

Peter Parker identik dengan Mary Jane (MJ) dan Gwen Stacy. Namun, sutradara Jon Watts sama sekali tak menyebut dua nama itu dalam film kali ini. Parker justru akan sering berinteraksi dengan karakter bernama Michelle yang diperankan Zendaya. Menurut situs Bleeding Cool, karakter Michelle agak jutek terhadap Parker. Di salah satu scene, Michelle berkata, ”Panggil aku MJ.” (par/jawapos.com)

Film Hantu Sei Ladi, Kisah Misteri dari Batam

batampos.co.id – Film Hantu Sei Ladi yang bernaung di bawah perusahaan Pedita Group sudah memasuki tahapan promosi. Film ini direncanakan akan tayang di layar bioskop Blizt pada Agustus mendatang.

Business Development, Rifai mengatakan film ini akan menjadi tonggak kebangkitan industri kreatif di Batam. Karena hampir semua kru dan pemainnya adalah warga Batam.

“Meskipun ada aktor yang dari Malaysia dan Singapura, film ini murni menjadi wadah bagi insan perfilman Batam,” kata Rifai saat mengunjungi Batam Pos, Selasa (4/7).

Mengangkat kisah yang konon terjadi di Jembatan Sei Ladi, dimana ada peristiwa hilangnya seorang anak berkebutuhan khusus dalam sebuah kecelakaan.

“Pencarian korban itu tidak membuahkan hasil, sampai akhirnya keluarga yang belum terima dengan kepergian anak ini merasakan kehadiran sosok anak tersebut dalam lingkungan keluarganya,” jelasnya.

Sebelumnya, di dalam hutan Sei Ladi tersebut, arwah sang anak bertemu dengan beragam hantu dan mahluk astral lainnya.

“Untuk make up artisnya menghadirkan efek menyeramkan ini, juga dilakukan oleh anak Batam,” ujarnya.

Februari lalu, casting film ini juga sukses menyedot perhatian ribuan warga yang ingin memerankan tokoh di Film garapan Sutradara Ibonk Hermansyah ini.

“Peserta casting ternyata tidak hanya dari Batam, tetapi juga dari Tanjungpinang, dan Karimun,” kata Asisten Sutradara, Guntur.

Dia mengungkapkan kekaguman dengan akting anak-anak Batam yang totalitas dalam memainkan perannya.

“Ternyata Batam ini menyimpan potensi anak-anak berbakat dalam dunia seni peran, saya sangat bangga,” ujarnya.

Guntur mengungkapkan pihaknya juga Juli ini akan melakukan tahap promosi sebelum menayangkan pada bulan berikutnya. “Mengenai tanggal tayang masih tentatif, nanti akan kami informasikan lebih lanjut lagi,” katanya.(cr18)

Sekejap Je…. Wonder Woman Bukukan Rp 3 Triliun

batampos.co.id – Wonder Woman mendapat respon positif dari penikmat film.

Di Amerika Utara, rilisan terbaru Warner Bros. dan DC Comics itu berhasil meraup USD 100,5 juta (Rp 1,335 triliun) selama akhir pekan.

Di luar negeri, ia mengumpulkan USD 122,5 juta (Rp 1,631 triliun). So, sekitar Rp 3 triliun sudah dibukukan.

Catatan tersebut mengantarkan film yang disutradarai Patty Jenkins itu membukukan beragam rekor. Wonder Woman menjadi film superhero perempuan dengan pendapatan pekan perdana tertinggi.

Jenkins juga menggeser Sam Taylor-Johnson sebagai sutradara perempuan dengan pendapatan opening weekend tertinggi. Pada 2015, film Fifty Shades of Grey arahan Taylor-Johnson dinobatkan menjadi nomor satu dengan capaian USD 85,2 juta (Rp 1,132 triliun).

Wonder Woman pun berada di peringkat ke-16 film superhero dengan pendapatan lebih dari USD 100 juta. Bahkan, pendapatan debut film berbujet USD 150 juta (Rp 2 triliun) tersebut mengungguli beberapa film superhero cowok rilisan Marvel. Yakni, Thor (2011), Thor: The Dark World (2013), Captain America: The First Avengers (2011), serta Iron Man (2008).

Superheroine asal Amazon itu mampu memutus lesunya pendapatan film awal musim panas selama 18 tahun terakhir. Rilisnya Wonder Woman pada awal Juni (untuk Amerika Utara) sukses menaikkan pendapatan awal musim panas hingga 33 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Salah satu adegan Gal Gadot di Wonder Woman. (warner bros via imdb)

Wonder Woman juga mengubah komposisi penonton. Bila biasanya film superhero didominasi 60 persen penonton pria, kali ini proporsi penonton lebih imbang. Film pertama Wonder Woman selama 76 tahun tersebut didominasi perempuan, yang mencapai 52 persen dari total penonton.

Hal itu sesuai dengan prediksi Jenkins. Sejak awal promo, dia optimistis bahwa Wonder Woman yang penuh dengan adegan laga tetap diminati kaum hawa. ’’Aku yakin, perempuan juga suka film action dengan cerita yang bagus dan koreografi yang matang. Bakal kubuktikan lewat Wonder Woman,’’ ucapnya, sebagaimana dikutip Comicbook.

Warner Bros. pun puas dengan ’’investasi’’ selama nyaris 15 tahun tersebut. Presiden distribusi domestik Jeff Goldstein terang-terangan memuji Jenkins sebagai talenta sejati. ’’Patty punya visi yang memukau. Tentu saja, film ini bakal bisa diterima dan dicintai moviegoers di berbagai penjuru dunia,’’ ujarnya, sebagaimana dikutip The Hollywood Reporter. Dia menggaransi, superhero dengan alter ego Diana Prince itu akan lebih banyak tampil di layar lebar.

Kesuksesan Jenkins juga diharapkan membuka jalan buat sutradara perempuan di Hollywood lainnya untuk berkiprah di film-film blockbuster. ’’Semoga persepsi tidak masuk akal tentang perempuan yang tidak cocok menggarap film berbujet besar bisa runtuh,’’ tutur Paul Dergarabedian, analis media senior ComScore. (The Hollywood Reporter/Slate/CNN/fam/c18/na)

“The Keepers” Sajian untuk Sang Penjaga Kebudayaan, Persembahan CNN

Cable News Network (CNN) International ternyata mengamati gencarnya promosi branding Wonderful Indonesia sehingga tertarik untuk menggali dan membagi informasi kepada penontonnya mengenai kekayaan budaya nusantara.

Lembaga broadcast yang terkenal dengan sajian berita-berita internasional itu memiliki program The Keepers yang mengangkat kekayaan tradisi Indonesia.

Dalam trailer yang terpajang di laman CNN, The Keepers mengajak pemirsanya melihat langsung orang-orang yang terus menjaga tradisi di Indonesia.

Trailer itu dibuka dengan Candi Prambanan yang memiliki  Sendratari Ramayana. Selanjutnya ada sosok yang melertarikan batik dan pembuatan topeng kayu.

Seri The Keepers-Celebrating Indonesia yang ditayangkan CNN International juga dimuat pada digital media asset di lembaga penyiaran milik Ted Turner itu. Produksinya tidak dibiayai oleh Kemenpar, namun merupakan hasil negosiasi perjanjian kerja sama dengan CNN International terkait placement iklan 30 detik Wonderful Indonesia di channels itu yang tayang sampai bulan Desember 2017.

Ada 12 digital video yang masing-masing berdurasi 30 detik. Ke-12 video itu dirilis dalam dua bagian yang masing-masing enam video.

The Keepers yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia itu telah tayang perdana pada  Rabu (31/5) pukul 16.30 WIB dan pukul 23.30 WIB. Program itu juga dapat disaksikan diseluruh dunia khususnya di Hong Kong, Beijing, Kuala Lumpur, Manila, Singapore dan Taipei pada Sabtu (3/6) pukul 09.00 WIB dan 18.30 WIB, serta Minggu (4/6) pukul 12.30 WIB.

Lantas, apa yang diangkat CNN dalam tayangan berdurasi 30 menit itu? Yang pertama adalah dalang wayang atau the puppet master.

Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia juga mendapat pengaruh Buddha dan Hindu selama berabad-abad. Aspek ketiga agama itulah yang bisa dilihat dalam pertunjukan wayang kulit.

Dalam pergelarang wayang kulit ada legenda Islam, epos Hindu, hingga cerita lokal. Secara tradisional, dalang dalam pertunjukan wayang  adalah laki-laki.

Namun baru-baru ini, sejumlah gadis muda telah memilih menjadi dalang. Bahkan ada yang menjadi favorit penonton di Jawa.

Selanjutnya adalah batik. Di Indonesia ada sosok yang sangat lekat dengan batik, yakni mendiang Iwan Tirta.

Desainer kondang itu melambungkan batik dengan rancangan yang rumit. Dia memiliki merek Iwan Tirta Private Collection yang sangat populer.

Salah satu puncak prestasi Iwan Tirta adalah ketika batik kreasinya dikenakan para kepala negara pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 1994 di Bogor. Pada pertemuan internasional itu pula tokoh kaliber dunia seperti Presiden AS Bill Clinton, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad hingga pemimpin generasi ketiga Repiblik Rakyat Tiongkok (RRT) Jiang Zemin kompak berbatik.

Sepeninggal Iwan Tirta pada 2010, ada Era Soekamto. Dia membawahi sekitar 800 pengrajin yang memproduksi batik tulis. Di segmen itu pula CNN The Keepers melihat Era Soekamto membuat orang tertarik untuk mempelajari kerajinan teliti ini.

Selanjutnya, dari batik bergeser ke sambal. Bagi sebagian besar orang Indonesia, sambal menjadi suatu keharusan.

Namun, resep untuk saus panas khas Indonesia itu memang bervariasi karena tergantung wilayahnya. Bisa manis, asin atau asam. Tapi selalu pedas!

Festival Makanan Ubud mencoba mengangkat profil makanan Indonesia di panggung dunia. Tahun ini akan termasuk sambal cook-off. CNN bertemu dengan koki Jon Priadi dan Janet DeNeefe untuk menyederhanakan sambal lezat dan beragam masakan Indonesia.

Kemudian ada Sendratari Ramayana, yang menurut Menpar Arief Yahya merupakan panggung yang keren dengan back ground Candi Prambanan yang bagus. Candi itu tampak bagus, karena lighting yang membuat lekukan candi itu terlihat detail. Ramayana merupakan sebuah puisi Hindu kuno yang mengilhami seni di Asia, mulai dari lukisan hingga menari.

Candi Prambanan Yogyakarta memiliki ukiran yang menceritakan kisah terkenal itu. Sutradara Sendratari Ramayana di Prambanan pun menjelaskan karakter dalam epos itu sebelum melakukan pertunjukan yang indah di panggung terbuka.

Mau tahu lebih detail? “Silakan saksikan The Keepers – Celebrating Indonesia hanya di CNN,” promo Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI di Jakarta. (*)

Video; Raja Salman Minta Presiden AS Minum dengan Tangan Kanan

batampos.co.id – Saat melakukan kunjungan ke Arab Saudi akhir pekan lalu, Presiden AS, Donald Trump menunjukkan toleransi tinggi.

Saat menghadiri jamuan makan dengan Raja Salman, Trump terlihat sangat menghormati tuan rumah. Bukan sekadar berlaku sopan, Trump bahkan bersedia memindah gelas yang berada di tangan kirinya untuk dipindah ke tangan kanan saat akan minum.

Adegan itu tergambar jelas dalam video yang menyebar secara viral. Dalam video itu terlihat semua tamu memegang gelas dengan tangan kanan. Sementara Trump memegangnya dengan tangan kiri. Tetapi itu hanya sejenak, Raja Salman yang melihatnya kemudian meminta Trump memindah gelas itu ke tangan kanan dan meminumnya. Trump mematuhinya.

Dalam agama Islam, adalah kebaikan untuk melakukan segala sesuatu dengan tangan kanan. Termasuk untuk makan, minum, dan bersalaman.

Para ahli tubuh menyebutkan tindakan Trump ini adalah tindakan refleks yang menunjukkan penghormatan. ”Dia menunjukkan, berada di negara lain dengan kebudayaan dan kebiasaan yang berbeda, dia hanya tamu dan harus memahami tradisi yang berlaku,” tulis seorang ahli bahasa tubuh.(india/tia/JPK)

Mahershala Ali, Aktor Muslim Pertama Peraih Oscar

Mahershala Ali bersama istri Amatus. (Twitter Mahershala Ali)

batampos.co.id – Pencapaian Mahershala Ali, 43, aktor muslim pertama peraih Oscar.

Pada Academy Awards 2017 ia menyabet Best Supporting Actor dalam film Moonlight.

Ia menyisihkan Dev Patel (Lion), Lucas Hedges (Manchester by The Sea), serta Michael Shannon (Nocturnal Animals) dan Jeff Bridges (Hell or High Water).

Mari mengenal dekat dengan ia.

Menikah dengan musisi, Amatus – Ali dan Amatus yang telah saling mengenal sekitar 20 tahun ini bertemu dalam masa studi. Saat itu keduanya sedang menyelesaikan master degree di New York University. Meski telah mengenal lama satu sama lain, namun keduanya baru saja menikah pada 2013.

Baru saja menjadi Ayah – Siapa kira Ali baru saja memasuki fase baru dalam hidupnya sebagai ayah dari Bari Najma Ali. Bayi perempuan tersebut lahir pada 22 Februari 2017. Hal itu memang diutarakannya dalam pidato kemenangannya di Oscar kemarin. ’

’Untuk istri saya terima kasih, khususnya saat kondisi kehamilannya trimester ketiga selama proses penghargaan ini. Dia mendampingi dan menemani saya seperti tentara yang selalu siap, saya sangat menghargainya,’’ ujarnya.

Pecinta Kucing – Sebagai seorang muslim, Ali rupanya mengerti dia tidak bisa memelihara beberapa hewan peliharaan seperti Anjing. Oleh karena itu, pilihannya jatuh pada Kucing. Dia mempunyai dua kucing yang diberi nama Nas dan Noor.

Bangga Kampung Halaman – Ali sangat bangga akan tempat asalnya. Dia lahir di Oakland, California dan tumbuh besar di Hayward, kota yang berjarak lima kilometer dari Oakland. Meski sekarang dia tinggal di Venice, California. Namun dia masih sering menghadiri acara di kampung halamannya, misalnya reuni St Mary College di Moraga, pinggiran San Francisco.

Pernah ikut casting Game of Thrones – Dalam pengakuannya di Jimmy Kimmel live!, Ali mengatakan pernah mengikuti audisi TV series Game of Thrones season tiga.

’’Saya casting sebagai pedagang di Westeros. Saya telah menghapal semua script dan gerakan khusus dengan kursi yang disyaratkan,’’ ungkapnya. Sayangnya saat tiba waktu audisi, tidak ada kursi dalam area casting tersebut.

’’Itu adalah casting terburuk dalam hidup saya,’’ ujarnya tertawa.

Dicampakkan oleh Pacar Pertama – Dalam sebuah wawancara, Ali pernah mengaku dia pernah punya pengalaman menyedihkan, yaitu dicampakkan pada kencan pertama oleh pacar pertamanya.

’’Hanya 10 menit setelah kencan pertama kami berlangsung, dia pergi,’’ ucapnya.

Setelah itu Ali menyadari, cewek itu merasa kesal karena ulahnya yang terlalu banyak bicara.

Bangga Menjadi Muslim – Ali tidak pernah takut menyuarakan pendapat terhadap nilai yang dianggapnya benar. Salah satu moment Ali bicara, yaitu saat pidato kemenangannya dalam Screen Actors Guild Award untuk kategori pembantu pemeran pembantu pria terbaik. Dia berpendapat mengenai pentingnya toleransi antar agama setelah President Trump mengeluarkan keputusan travel banned untuk tujuh Negara mayoritas Islam. (time/ina/tia)

Diluar Prediksi, Moolight Raih Piala Oscar

Produser La La Land Jordon Horowits menunjukkan kartu yang menyatakan Moonlight sebagai penerima Piala Oscar. (Reuters)

batampos.co.idLa La Land digandang-gadang akan bawa pulang Piala Oscar kategori best picture tapi rupanya prediksi itu meleset.

Film musikal itu kalah dengan Moonlight. Film yang mengisahkan tentang remaja kulit hitam itu menempati posisi tertinggi dalam perhelatan yang dinantikan insan perfilman seluruh dunia tersebut. Kekalahan La La Land pun sangat dramatis.

Aktor gaek Warren Beatty saat membacakan nama pemenang menyebutkan La La Land sebagai best picture. Gempita pun tak terelakkan. Semua pendukung La La Land naik ke atas panggung untuk menerima penghargaan tersebut.

Namun, tak lama setelah semuanya naik, ada sedikit kegaduhan di atas panggung. Ternyata, Beatty salah membacakan nama pemenang. Dia mengatakan, dia diberikan amplop yang salah untuk dibuka. Buntutnya, nama La La Land lah yang disebutkan olehnya. Padahal yang menang adalah Moonlight.

Namun, meski demikian, La La Land tidak pulang dengan tangan hampa. Emma Stone yang menjadi pemeran utama dalam film itu pulang membawa piala aktris terbaik.

Sutradara La La Land, Damien Chazelle, juga dinobatkan sebagai sutradara terbaik dan menjadi sutradara termuda yang mendapatkan Oscar. Total, La La Land yang mendapatkan 14 nominasi, berhasil menang enam kategori termasuk soundtrack terbaik untuk City of Stars. (Reuters/tia)

Mengintip Promo Tur Beauty and The Beast di Eropa

batampos.co.id – Tim Beauty and the Beast melanjutkan rangkaian promo film di Eropa.

Tujuan keduanya adalah Inggris, ”rumah” sebagian besar para cast film tersebut.

Pada Kamis malam waktu setempat (23/2), mereka mengadakan premiere di Spencer House, dilanjutkan dengan pemutaran perdana terbatas untuk 1.600 orang di bioskop Odeon Leicester Square.

Acara tersebut dihadiri para cast utama; Emma Watson, Dan Stevens, dan Luke Evans. Josh Gad dan para pemeran ”furnitur” hidup di kastil Beast juga hadir.

Termasuk pemeran si cangkir mungil Chips, Nathan Mack. Sementara itu, tim produksi diwakili sutradara Bill Condon dan musical director Alan Menken.

Event karpet merah dilaksanakan di tengah cuaca dingin, namun para fans tetap menyambut hangat para cast. Para bintang yang hadir juga terlihat gembira. Mereka beberapa kali berhenti di karpet merah untuk berfoto dan memberikan tanda tangan.

Pemeran Gaston, Luke Evans, berfoto bersama para pelayan kedai kopi di dekat venue. Pemeran Belle, Watson, juga melayani permintaan selfie para fans.

Meski belum dirilis resmi, para fans –terutama penggemar kisah drama– tampaknya bisa berharap banyak pada Beauty and the Beast. Sebab, kisah film itu bakal sangat romantis.

”Film ini menyenangkan dan sangat romantis. Kadang-kadang kita butuh film seperti itu kan. Setelah nonton, kita bakal merasa sangat berbunga-bunga,” papar Watson.

Aktris yang melejit lewat serial Harry Potter itu juga senang memerankan Belle. Sebab, karakternya mewakili perempuan kuat dan cerdas. Hal sebaliknya justru diungkapkan Dan Stevens. Pemeran Beast itu khawatir film tersebut punya rasa ”beda” dan tidak diterima fans.

”Agak khawatir dan deg-degan dengan hasilnya. Apalagi, Beauty and the Beast adalah dongeng favoritku saat kecil,” tuturnya.

Sutradara Bill Condon mengungkapkan, dirinya memang sengaja membuat beberapa penyesuaian di film Beauty and the Beast.

”Aku dan Emma berupaya mengubah sedikit detail, membuat cerita lebih dalam. Jadi, pesan empowerment-nya tetap tersampaikan buat penonton sekarang,” tegasnya.

Namun, dia tetap mempertahankan visual dan musik yang sudah melekat di benak penonton, sesuai versi aslinya.

”Lagu-lagu di film ini sangat kuat dan memorable. Aku melakukan improvisasi di beberapa lagu, tapi tidak mengubah tempo atau lirik,” papar music director Alan Menken.

Pria yang beberapa kali menggarap scoring animasi Disney itu menyatakan puas dengan hasil reboot Beauty and the Beast.

”Rasanya, tidak ada yang berubah. Jika menyimak penuh, kita bakal tetap puas menyaksikannya,” imbuh Menken. (fam/c6/ayi/tia)

Menantikan Keseruan Beauty and the Beast versi Live Action

batampos.co.id – Disney merilis Beauty and the Beast versi live action-nya pada 17 Maret mendatang.

Sepekan ini, para fans dihujani rilisan video wawancara para pemain dan orang-orang di belakang layar. Mereka mengungkap kekuatan film tersebut. Apa saja itu?

Perwujudan Versi Animasi – Bagi sutradara Bill Condon, menggarap Beauty and the Beast adalah kesempatan hebat.

Menurut dia, versi animasi yang dibuat pada 1991 itu sudah sangat sempurna. Dia ingin membuatnya menjadi nyata. Banyak adegan di film animasi yang diadaptasi dengan begitu bagus di versi live action. Cordon dan tim tidak menggunakan teknologi green screen untuk setting suasana kastil Beast maupun provincial, desa kecil tempat Belle tinggal.

Mereka benar-benar membuat sebuah desa dengan begitu detail dalam skala nyata.

”Penggarapan setnya sangat luar biasa. Susah dipercaya,” kata Emma Watson, pemeran Belle, memberikan pujian.

Ian McKellan, pemeran Cogsworth, juga menyatakan hal serupa.

”Seluruh tim berkonsentrasi penuh demi menciptakan sesuatu yang luar biasa,” tuturnya.

Musikalitas Jempolan – Namanya film musikal, tentu unsur musik dan lagu diperhatikan dengan maksimal. Musik dipercayakan kepada Alan Menken, sound director Beauty and the Beast versi animasi.

Sementara itu, theme song Tale as Old as Time dibawakan duet menawan Ariana Grande dan John Legend.

Ada pula Josh Groban yang menyanyikan soundtrack Evermore. Lagu tersebut menggambarkan perasaan Beast ketika mengembalikan Belle kepada ayahnya, Maurice.

Emma Watson sebagai pemeran utama ikut memamerkan suaranya.

”Selama tiga bulan, saya berada di kamp latihan. Empat kali seminggu berlatih menyanyi, lima kali seminggu berlatih menari, dan tiga kali seminggu reading. Semua dilakukan pada waktu yang sama. Untung, kepala saya tidak meledak,” katanya kepada Entertainment Weekly.

Princess Smart – Belle digambarkan sebagai penemu eksentrik, sama seperti sang ayah. Dia mengembangkan prototipe mesin cuci manual agar tetap bisa membaca sambil mengerjakan pekerjaan rumah.

Sosoknya yang cerdas dan hobi membaca membuat dirinya dijauhi orang sekitar. Kultur saat itu meyakini bahwa perempuan hanya ditakdirkan untuk melakukan tugas domestik.

Sejumlah fans menduga Belle mengalami sindrom Stockholm. Yakni, munculnya rasa percaya dan suka dari seorang tawanan kepada penculik atau penangkapnya.

Namun, Watson membantahnya. Aktris kelahiran 15 April 1990 itu menjelaskan, hubungan Belle dengan Beast (Dan Stevens) diawali kecurigaan dan benci.

Belle sering mempertanyakan Beast yang sering mempersulitnya. Tidak pasrah dan asal menerima seperti pengidap sindrom Stockholm.

Pesan Khusus – Menurut Watson yang merupakan duta PBB untuk gerakan kesetaraan He for She itu, Beauty and the Beast punya pesan bagus untuk para perempuan.

”Ini mungkin kisah dongeng, tapi ceritanya tidak cuma tentang cinta atau prince charming. Film ini juga mengajarkan kepada perempuan untuk berani melawan hambatan yang tak mungkin demi mencapai kebahagiaan mereka sendiri,” jelasnya. (fam/c16/ayi/tia)

TOP THREE

Video Twitter Bisa hingga 140 Detik