video

Drama Korea My Sassy Girl Tayang di Televisi

Mikha Tambayong Jatuh Cinta Pada Sahabat Sendiri

Sinema

Sinema

Hangout Tembus 2 Juta Penonton, Prilly Latuconsina Penuhi Nazar

Prilly Latuconsina. (foto: jpnn)

batampos.co.id – Aktris cantik Prilly Latuconsina akhirnya memenuhi nazarnya untuk menggendong kucing milik Raditya Dika.

Pasalnya, tepat Selasa (3/1/2017), pukul 19.30 WIB, jumlah penonton film Hangout sudah mencapai 2 juta.

Meski dibuat ketakutan setengah mati bahkan mengaku nyaris pingsan, Prilly berhasil melakukan tantangan yang dibuatnya sendiri.

“Ini dia janji saya! Sumpah ini prosesnya panjang bgtt!! Yang bener2 gendong ada di vlognya ka @raditya_dika udah hampir pingsan sumpahhhh,” tulis Prilly dalam keterangan video yang diunggahnya. (pst)

Berikut videonya:

Passengers Sulit Naik ke Box Office

Sony Pictures

batampos.co.id – Film Passengers sulit bersaing dalam perebutan puncak box office bulan ini. Pada akhir pekan perayaan Natal, film yang dibintangi Jennifer Lawrence dan Chris Pratt itu diperkirakan ’’hanya’’ meraih USD 23,1 juta (Rp 310,7 miliar) di pasaran Amerika Utara. Passengers susah bersaing dengan Rogue One: A Star Wars Story yang sudah dua minggu memuncaki box office dan Sing yang berada di posisi kedua.

Catatan buruk di pasar utama tersebut memaksa tim promosi dan pemasaran putar otak. Fokus mereka harus dialihkan ke mancanegara agar Sony, rumah produksi Passengers, mampu balik modal. Maklum, film yang disutradarai Morten Tyldum itu dibuat dengan bujet yang tidak kecil, sekitar USD 110 juta (Rp 1,48 triliun).

Di samping itu, tim Passengers telah habis-habisan buat memasarkan film tersebut. Mereka bahkan mengklaim film yang tayang perdana pada pertengahan pekan lalu itu sebagai Titanic versi abad ke-21. Sayangnya, ekspektasi tersebut dipatahkan ulasan kritikus. Film bergenre fiksi ilmiah itu mendapatkan rating rendah – 7 dari IMDb, 32 persen dari Rotten Tomatoes, dan 41 persen dari Metacritic.

Sebagian besar kritikus mengungkapkan, titik lemah film tersebut terletak pada skrip yang tidak dikembangkan dengan baik. Passengers dibawakan terlalu terburu-buru sehingga penonton tidak mampu mengenal latar belakang kedua karakter. Di samping itu, penempatan plot twist di film tersebut dinilai terlalu banyak.

’’Plot twist umumnya diletakkan menjelang akhir film. Passengers meletakkannya tepat sejak awal film,’’ ungkap kritikus film untuk Forbes, Paul Tassi. Parahnya, twist yang direncanakan Tyldum tidak tepat sasaran. Justru merusak suasana romansa antara Aurora Lane (Lawrence) dan Jim Preston (Pratt) yang digembar-gemborkan di trailer dan teaser film.

Pendapat tersebut disangkal Lawrence. Bintang The Hunger Games itu menyatakan bahwa twist dalam Passengers cukup cerdas. ’’Twist-nya memang kontroversial sehingga kami pun nggak memasangnya di materi promosi. Itulah yang membuatku suka dengan Passengers. Setiap orang yang menontonnya pasti punya opini berbeda,’’ ujarnya sebagaimana dikutip The Kansas City.

Naskah film Passengers yang ditulis Jon Spaihts pada 2007 sebenarnya jauh dari kata jelek. Bahkan, naskah tersebut masuk peringkat ketiga di Black List, penilaian naskah film yang belum diproduksi versi para eksekutif rumah produksi. (fam/c14/ayi/JPG)

Avengers Ketiga Lebih Meriah

Doctor Strange dan Captain Marvel bergabung dalam tim Avengers. / Marvel Studios

batampos.co.id – Marvel Studios yang merupakan anak perusahaan Walt Disney Pictures akan merilis sedikitnya tiga film di tahun 2017 mendatang. Yakni, Guardians of the Galaxy Vol 2 (5/5), SpiderMan: Homecoming (7/7), dan Thor: Ragnarok (17/11).

Di samping itu, bulan depan mereka juga mulai menggarap Avengers: Infinity War. Film yang dijadwalkan rilis pada 4 Mei 2018 tersebut bakal lebih ramai ketimbang dua seri Avengers sebelumnya. Bahkan, film itu lebih meriah daripada selusin superhero di Captain America: Civil War.

Sutradara Avengers: Infinity War Anthony dan Joe Russo akan menggabungkan para superhero Marvel yang pernah difilmkan. Selain skuad asli Avengers, kakak beradik tersebut menampilkan tokoh-tokoh dari Guardians of the Galaxy dan Doctor Strange. Nama Brie Larson –pemeran Captain Marvel– juga berada dalam list cast tersebut.

Masuknya nama aktris terbaik Academy Awards 2016 itu merupakan bagian strategi Marvel. Yakni, mengenalkan tokoh baru sebelum film solo mereka rilis. Yakni, mirip dengan kemunculan Spider-Man versi Tom Holland dan Black Panther di film ketiga Captain America. ’’Cara ini lebih pas. Penonton bisa tahu latar belakang singkat superhero tersebut serta posisinya di MCU (Marvel Cinematic Universe),’’ kata Joe Russo sebagaimana dikutip dari MovieWeb.

Meski demikian, pihak Marvel enggan menjelaskan peran Larson di film itu. Banyak yang beranggapan bahwa bintang Room tersebut masih dalam versi Carol Denvers, alter ego Captain Marvel. ’’Kemungkinan belum pakai seragam superheronya. Cast-nya sudah cukup ramai,’’ jelas seorang sumber sebagaimana dikutip Screen Rant.

Kemunculan superheroine itu berbeda dengan pernyataan bos Marvel Kevin Feige pada April lalu. ’’Kami bakal menahan Captain Marvel hingga 2019 nanti,’’ ucapnya sebagaimana dikutip CinemaBlend.

Yang menarik, dari deretan superhero yang bakal muncul di Infinity War, tidak ada nama Tom Holland. Juga tidak ada wingman Captain America, Falcon (Anthony Mackie). Absennya Holland yang memerankan Peter Parker diprediksi berkaitan dengan Spider-Man: Homecoming. Di film tersebut serta di Captain America: Civil War, Iron-Man (Robert Downey Jr) masih beranggapan Parker terlalu muda, belum waktunya masuk misi-misi berat Avengers.

Sementara itu, Thor (Chris Hemsworth) dan Bruce Barnes/Hulk (Mark Rufallo) yang sebelumnya tidak ’’diundang’’ di Captain America: Civil War kembali bergabung di The Avengers. Nama Josh Brolin, pemeran supervillain pemilik Infinity Gauntlet juga tampak di daftar yang dimuat moviecastingcall.org tersebut. (fam/c20/ayi/JPG)

Kemenpar Boyong Artis Korea Lagi ke Tiga Destinasi Unggulan

Bintang film asal Korea saat tiba di Manado. Mereka syuting film berjudul Law of the Jungle in Manado. Dalam waktu dekat, Kemenpar juga akan kembali mendatangkan artis Korea untuk syuting film di 3 destinasi unggulan lainnya. Foto: istimewa

batampos.co.id – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali mengeluarkan jurus jitu untuk membuat destinasi wsiata Indonesia makin mendunia.

Setelah sukses membawa 16 artis K-Pop dan artis sinetron Korea ke Manado untuk shooting film Reality Show berjudul Law of the Jungle in Manado, Kementerian di bawah komando Arief Yahya itu bakal memboyong artis di bawah bendera Seoul Broadcasting System itu untuk shooting di destinasi unggulan Indonesia lagi dalam waktu dekat ini.

”Kami sudah melakukan pembicaraan dengan pihak Seoul Broadcasting System agar mereka kembali shooting sinteron maupun reality show-nya dengan keindahan latar belakang Danau Toba, Pulau Komodo atau Mandeh Sumatera Barat. Semoga bisa terelisasi dan berdampak hebat untuk ketiga daerah tersebut dan pariwisata Indonesia. Ini kami lakukan setelah kami sukses melakukan di Manado,” ujar Asdep Pengembangan Pemasaran Asia Pasifik Kemenpar Vinsensius Jemadu.

Seperti diketahui, VJ sukses selama dua Minggu dari tanggal 20 November hingga 2 Desember 2016 memboyong 16 artis K-Pop dan artis sinetron Korea ke Manado.

Kehadiran bintang-bintang Korea itu dalam rangka syuting film Reality Show berjudul Law of the Jungle in Manado. Hasil dari syuting selama dua minggu tadi dijadwalkan tayang di Korea Prime Time selama dua bulan.

”Dan hasilnya pun sangat memuaskan. Karena program ini mendapatkan rating no 1 di Korea dan ditayangkan pada Prime Time. Kelak danau toba dan Komodo akan jadi tempat shooting film program Korea yang keindahannya akan disaksikan seluruh masyarakat Korea yang akan memantik kedatangan mereka ke tanah air,” ujar VJ.

Para selebriti Korea yang sudah diajak dan akan diajak untuk shooting di tempat berikutnya antara lain Jin ‘BTS’, Cheng Xiao ‘Cosmic Girls’, Gong Myung ‘5urprise’, Kim Min Seok, Sungyeol ‘Infinite’, dan Kangnam ‘M.I.B’ dan Sleepy ‘Untouchable’, Sol Bi, dan Yoon Da-hoon.

Cara ini sangat cerdas dilakukan kemenpar. Pasalnya, ‘Daya ledak’ pembuatan film atau reality show memang dahsyat. Menpar Arief Yahya sering mencontohkan kisah sukses pariwisata Thailand, jadi makin berkibar lantaran pernah dijadikan lokasi syuting James Bond di Koh Ping Ghan.

Juga Menara Kembar Kuala Lumpur di Malaysia yang ngetop setelah dijadikan film Entrapment yang dibintangi Sean Connery. Lalu, Selandia Baru yang ikut ngetop setelah film The Lord of the Rings menggunakan lokasi di sana.

Bali sebenarnya pernah beberapa kali disentuh dengan model promosi melalui film. Yakni ketika bintang kenamaan Hollywood, Julia Robert memanfaatkan Pulau Dewata sebagai lokasi syuting Eat, Pray, Love. Terakhir, ada destinasi Morotai yang ikut ngetop setelah dijadikan lokasi syuting jaringan TV terbesar nomor dua Perancis, TV M6.

Pria yang hobi telor dadar itu mengaku sangat gembira dengan lancarnya negosiasi dan realisasi shooting tersebut. Maklum, fans K Pop itu sangat banyak dan fanatik.

Selain itu keberadaan fans-fans fanatik tadi, menyebar ke berbagai penjuru dunia. Dari mulai kawasan Asia, Afrika, Amerika, Australia, Eropa, semuanya sudah terkena ‘virus’ K Pop.

“Efeknya bakal sangat dahsyat bagi destinasi kita. Setelah shooting akan berdampak kepada pariwisata Indonesia, mereka akan penasaran dan akan terbang ke tanah air,” ujar VJ.

Soal potensi, tidak perlu diragukan lagi. Danau Toba adalah Danau Vulkanik terbesar di Dunia. Pulau Komodo sangat indah dan langka. Sementara Mandeh Sumatera Barat, baru saja ditasbihkan menjadi salah satu pemenang World Halal Tourism Award 2016.

Jadi, keindahannya memang tidak ada lawannya.
Famtrip dengan lakon para artis Korea ini cukup memberi angin segar buat wisman dengan originasi Negeri Ginseng itu.

“Saya jamin, kalau mereka sudah ke Indonesia, merasakan sensasi alam, budaya dan aktivitas buatan, pasti makin jatuh cinta dengan Wonderful Indonesia. Atraksi kita sudah world class, dan sepanjang tahun bisa dinikmati. Korea kalau sudah musim dingin, semua aktivitas outdoors sangat repot,” tuturnya. (inf)

Film Lelawa Siap Diproduksi

Kru film Lelawa usai jumpa pers jelang produksi film Lelawa di kawasan SCBD, Jakarta Senin (19/12) / (Foto: Dedi Yondra/JawaPos.com)

batampos.co.id – Chanex Ridhall Pictures bersama Visinema Pictures mengumumkan rencana pembuatan film terbaru berjudul Lelawa. Film action yang akan disutradarai Angga Dwimas Sasongko ini bercerita tentang sekelompok pasukan khusus Indonesia.

Pasukan tersebut punya misi penyelamatan pembajakan pesawat oleh kelompok teroris.

CEO Chanex Ridhall Pictures sekaligus produser, Rosa Rai Djalal mengatakan ide film Lelawa muncul karena kesukaannya pada special force.

Dia kemudian mengajak Angga Dwimas Sasongko dan Salman Aristo berdiskusi menjalankan ide pembuatan film action tersebut.

“Film ini menjadi project terbesar kami, dibuat oleh produser dan sutradara ambisius,” kata Rosa Rai Djalal saat jumpa pers di kawasan SCBD, Jakarta Senin (19/12).

Bak gayung bersambut, Angga Dwimas Sasongko pun tertarik menggarapnya. Dia menyebut Lelawa adalah film action yang bakal memberi pengalaman baru baginya.

“Ini adalah film action panjang pertama saya. Meski udah pernah bikin film pendek,” jelasnya.

“Kalau soal judul, sengaja Lelawa karena kita pengin judul bahasa Indonesia, kata lain kelelawar, dan sifat pasukannya,” sambung Angga Dwimas Sasongko.

Beberapa bintang telah disebutkan bakal terlibat dalam film Lelawa. Di antaranya, Chicco Jerikho, Arifin Putra, dan Lukman Sardi.

Proses produksi film ini bakal dimulai akhir Maret 2017, dan berjalan sekitar dua bulan. Syuting dilakukan di Indonesia dan Malaysia. Sedangkan untuk jadwal tayang ditargetkan pada Desember 2017 mendatang. (ded/JPG)

Tom Cruise Bintangi The Mummy versi Reboot

batampos.co.id – Film horor fantasi The Mummy pernah sangat ngehit pada akhir ’90-an. Dibintangi Brendan Fraser, film yang tayang pada 1999 itu sampai dibuatkan dua sekuel. Yakni, The Mummy Returns (2003) dan The Mummy: Tomb of Dragon Emperor (2008). Tahun depan Universal Pictures akan menayangkan versi reboot The Mummy. Tak tanggung-tanggung, aktor ganteng Tom Cruise bakal mengisi slot peran utama.

Trailer perdana The Mummy resmi dirilis kemarin (5/12). Diawali dengan suasana mencekam saat pesawat yang dinaiki Nick (Cruise), Jenny (Annabelle Wallis), serta pasukan militer khusus mengalami kecelakaan. Sebuah peti kuno berisi mumi Putri Ahmanet (Sofia Boutella) dari Mesir kuno turut terjatuh ketika pesawat mengempas bumi.

Selamat dari kematian, Nick dan Jenny belum bisa bernapas lega. Sang mumi bangkit. Lalu, seperti film-film sebelumnya, cerita bergulir bagaimana Nick membebaskan dunia dari teror Putri Ahmanet. ’’Melihat The Mummy baru yang penuh dengan adegan action, saya jadi bersemangat untuk memerankan Nick,’’ kata Cruise kepada Sydney Morning Herald.

Bintang lima film Mission: Impossible itu ternyata pernah ditawari bermain dalam franchise lama The Mummy. Dia menolak dan peran jatuh ke tangan Fraser. Melihat naskah installment baru, dia tidak bisa lagi menolak.

Setting film menawarkan dua dunia berbeda. Yakni, padang pasir Mesir serta Kota London modern. Adegan penyerangan oleh mumi Ahmanet pun digambarkan lebih suram dengan dominasi warna gelap dan kehancuran dahsyat. Selain itu, seperti dibilang Cruise, unsur action lebih banyak.

Aktor 54 tahun itu harus melakukan adegan seperti melayang, berguling di reruntuhan, atau menghadapi ledakan. ’’Syuting seru banget. Terlebih saat adegan pesawat jatuh. Saya jadi teringat adegan di Mission: Impossible Rogue Nation, saat saya harus mencapai pesawat dengan berpegangan di badan pesawat,’’ papar ayah tiga anak itu.

Cruise sangat menyukai syuting adegan ekstrem. Lewat The Mummy, dia ingin kembali menghibur dengan semua pengalaman yang dimiliki semasa bermain film aksi. Apalagi, itu adalah kali pertama dia berperan dalam film tentang monster mitologi. ’’Saya tumbuh besar dengan film-film semacam itu dan bekerja sama dengan kru untuk berakting dengan baik,’’ tambah Cruise.

Dalam The Mummy, Cruise bakal beradu peran dengan Russel Crowe yang berperan sebagai dokter Henry Jekyll, pakar sejarah dan mumi. Menurut Crowe, film yang diproduksi sejak April 2016 itu akan memberikan nuansa lebih seram jika dibandingkan dengan tiga pendahulunya. ’’Pokoknya, film ini dibuat dengan lebih mencekam. Saya merasakannya saat syuting,’’ ujarnya kepada Variety.

Universal menunjuk Alex Kurtzman (Transformers) untuk menggawangi The Mummy. Itu proyek besar. Para fans sangat menunggu reboot film horor klasik yang sukses merebut hati penonton di masa jayanya. ’’Kami sudah melakukan riset agar film-film reboot yang kami produksi sesuai ekspektasi atau bahkan melebihi ekspektasi dengan sentuhan baru,’’ kata Kurtzman. (len/c19/na/JPG)

Maju Kena Mundur Kena Returns: Akankah Mengulang Kesuksesan Warkop DKI Reborn?

Gala premier film Maju Kena  Mundur Kena Returns. (foto: jpg)
Gala premier film Maju Kena Mundur Kena Returns. (foto: jpg)

batampos.co.id – Menyusul pencapaian luar biasa yang ditorehkan film Warkop DKI Reborn beberapa waktu lalu, kini karya sejenis pun hadir, yakni film Maju Kena Mundur Kena Returns.

Film ini diadaptasi dari film Warkop DKI tahun 1983 berjudul Maju Kena Mundur Kena. Namun, film Maju Kena Mundur Kena Returns dibuat sangat berbeda dari film aslinya.

Menurut Cuk FK selaku sutradara, film ini lebih ke arah modern dengan mengedepankan lawakan baru. Baik dari segi cerita, maupun dengan munculnya karakter baru yang tidak sama dengan tiga tokoh terdahulu.

“Jadi semacam reuni dengan suasana berbeda. Komedinya lebih segar dan ada sedikit unsur drama,” kata Cuk FK saat gala premiere di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (21/11) malam.

Film Maju Kena Mundur Kena Returns dibintangi oleh Rafael Tan (Rafael SMASH), Wira Negara dan Lolox, sebagai trio wajah baru pengganti Dono, Kasino, Indro. Film produksi Multivision ini menceritakan sepak terjang trio WOW alias Wira, Ozie, dan Wulu.

Setelah dipecat dari rumah sakit, ketiganya beralih profesi sebagai karyawan. Di sana trio WOW berdekatan dengan asrama cewek sehingga mereka tertantang mendekati penghuni asrama.

“Semoga film ini menghibur pecinta komedi di tanah air,” ujar Rafael.

Film tersebut juga didukung oleh Adinda Thomas, Melayu Nicole, Jarwo Kwat, Baby Margaretha, Della Puspita, Gary Iskak, dan lainnya. Filn Maju Kena Mundur Kena Returns bakal beredar di bioskop mulai 24 November 2016 mendatang. (ded/JPG)

Hangout, Film Terbaru Raditya Dika Bergenre Thriller Campur Komedi

hangout

batampos.co.id – Jelang pergantian tahun nanti, para pecinta film Indonesia akan disuguhi tontonan bergenre thriller komedi, Hangout.

Film yang dibintangi Raditya Dika, Titi Kamal, Prilly Latuconsina, Dinda Kanya Dewi, Soleh Solihun, Surya Saputra, Gading Marten, Bayu Skak, dan Mathias Muchus ini dijadwalkan mulai tayang di bioskop pada 22 Desember 2016.

Jelang penayangan film Hangout, Raditya Dika selaku sutradara merilis poster dan video teaser yang akan tayang di channel YouTube miliknya pada 18 November 2016.

“Filmnya bergenre Thriller, tapi thrillernya bukan yang sadis. Tapi ini film komedi. Ya maklum lah yang main kan ada komedian yang terbiasa ngelawak,” ujar Raditya di Kantor Rapi Films, Cikini, Jakarta Pusat (16/11).

Raditya yang merangkap sutradara sekaligus penulis skenario film ini menceritakan, Hangout merupakan film garapannya yang paling dia sukai. Alasannya karena menawarkan konsep yang berbeda dibandingkan film-film ia sebelumnya.

“Karena saya suka detektif, mangkanya gue mencoba gabungkan dua hal (thriller dan komedi) ini menjadi sebuah ide cerita,” ungkapnya. (mg5/chi/jpnn)

Moana, Bukan Seorang Putri, Ia Heroine

moanabatampos.co.id – Moana namanya. Ia jagoan Disney merebut hati penonton.

Moana, karakternya begitu tangguh, membuat dia lebih layak disebut heroine (perempuan pemberani dengan kekuatan luar biasa) ketimbang princess. Sebelum Moana, Disney sebetulnya punya putri-putri jagoan. Sebut saja Anna dalam Frozen (2013), Merida dalam Brave (2012), atau Rapunzel dalam Tangled (2010).

Sama seperti Anna dan Merida yang tak punya prince, Moana juga begitu. Sepanjang film berdurasi 100 menit itu, penonton tak akan menemukan sosok pangeran untuk putri dari Pulau Motunui tersebut.

’’Perempuan pemberani harus lebih mendapat kesempatan tampil. Semoga bisa menginspirasi perempuan modern untuk berjuang mengejar masa depannya,’’ kata Osnat Shurer, produser Moana, dalam one-on-one interview di Marina Bay Sands, Singapura, Selasa lalu (8/11).

’’Tidak ada pangeran untuk lebih menonjolkan kemandiriannya. Moana adalah pahlawan, bukan perempuan lemah,’’ lanjut Shurer.

Film animasi 3D yang di Indonesia tayang mulai 25 November mendatang itu berkisah tentang Moana (Auli’i Cravalho) yang sejak kecil akrab dengan laut. Di usia 16 tahun, atas bantuan sesepuh desa Gramma Tala (Rachel House), Moana ingin melanjutkan tradisi berlayar nenek moyangnya. Moana hendak mencari tahu mengapa belakangan sering timbul bencana di pulau tempat tinggalnya.

Moana mesti mencari Te Fiti, dewi penciptaan yang bertanggung jawab terhadap keseimbangan alam, dan mengembalikan jantung Te Fiti yang dicuri Maui (Dwayne Johnson). Bersama Maui, Moana menghadapi petualangan luar biasa.

Latar cerita adalah kepulauan Oseania di Samudra Pasifik. Fokusnya adalah suku Polinesia yang menurut Shurer memiliki kekayaan tradisi yang begitu menawan.

’’Sayang sekali jika dunia tidak mengetahui budaya mereka yang sangat menarik itu,’’ kata Shurer menjelaskan alasan di balik pemilihan setting itu.

Mengangkat budaya yang nyata, riset dilakukan dengan serius. Tidak hanya studi pustaka, duet sutradara John Musker dan Ron Clements serta tim artistik Disney benar-benar mendatangi kepulauan Oseania pada 2011. Mereka mengunjungi tiga pulau utama.

Yakni, Fiji, Samoa, dan Tahiti. Selain mengamati lokasi, mereka berinteraksi dengan warga. ’’Penduduk di sana sangat membantu kami dan menyambut baik niat kami membuat film ini,’’ ujar Shurer yang juga menggunakan jasa sejumlah tenaga ahli sejarah dan budaya untuk menguatkan cerita itu.

Moana digambarkan sebagai karakter yang aktif, keras kepala, dan penuh semangat. Dia memiliki inisiatif kuat mengejar cita-cita meski orang tua melarang. ’’Dia tahu apa cita-citanya, passion-nya, dan bagaimana cara menggapai impiannya untuk menjadi pelaut,’’ ujar Shurer.

Meski ditemani Maui yang perkasa, Moana tidak lantas bergantung.

’’Saya bukan putri raja,’’ ujarnya dalam salah satu dialog.

Selain itu, saat Maui mengatakan bahwa dirinya adalah pahlawan bagi Moana, dia tidak setuju.

’’Hal ini menunjukkan bahwa Moana menolak dianggap sebagai sosok yang lemah,’’ jelas Shurer.

Mengisi suara Moana, Cravalho tidak mengalami kesulitan. Sejak kecil, Cravalho terbiasa dengan semua yang menjadi latar cerita.

’’Saya akrab dengan lautan, tari Hula-Hula, dan musik tradisional Hawaii,’’ ujar aktris dan penyanyi 16 tahun kelahiran Hawaii, AS, itu menyebut tiga hal yang akan muncul di film.

Dia setuju putri Disney harus mengalami perubahan. Jangan lagi diceritakan hanya sebagai karakter tanpa power.

’’Kita hidup di zaman modern. Perempuan harus bisa mandiri dan bebas menentukan karir atau cita-citanya seperti Moana bebas menentukan masa depannya,’’ ujar siswi Kamehameha Schools Kapalama, Hawaii, itu.

Mengenai target mengejar kesuksesan Frozen, Shurer tak mau berangan muluk. Meski, sudah pasti harapan itu pasti ada. Apalagi, Moana dirilis di bulan yang sama dengan saat Frozen diluncurkan dulu.

’’Tapi yang utama, kami ingin membuat penonton tertarik dulu datang ke bioskop menyaksikan film ini,’’ ujar Shurer. (len/c17/ayi)

Jackie Chan Raih Oscar

Jackie Chan. Foto: JEAN-FRANCOIS MONIER/AFP
Jackie Chan. Foto: JEAN-FRANCOIS MONIER/AFP

batampos.co.id – Setelah banting tulang lebih dari 56 tahun di industri film, Aktor laga Jackie Chan akhirnya mendapat anugerah Oscar Kehormatan pada penghargaan tahun Governors Awards. Pria 62 tahun itu menerima piala dalam acara yang digelar di Los Angeles, Minggu (13/11/2016) waktu setempat.

Reuters, Senin (14/11/2016) melansir, Jackie Chan mengatakan bahwa piala itu merupakan impiannya sejak 23 tahun silam. Saat itu dia melihat piala Oscar di rumah aktor Sylvester Stallone.

“Setelah 56 tahun dalam industri film, setelah membuat lebih dari 200 film, akhirnya,” kata Jackie Chan.

Bintang film Rush Hour ini pun mengenang kejadian saat menyaksikan acara penganugerahan Oscar dengan orang tuanya. Jackie Chan bercerita bahwa ayahnya selalu bertanya mengapa dia tidak pernah mendapatkan Oscar padahal sudah banyak film dibintangi.

“Saya terus membuat film, melompati jendela, menendang, memukul, meremukan tulang-tulang saya,” ucapnya.

Academy of Motion Pictures Arts and Sciences, yang menyelenggarakan acara tahunan itu, juga memberikan piala Oscar kehormatan untuk editor film Inggris Anne V. Coates, sutradara Lynn Stalmaster, dan pembuat film dokumenter Frederick Wiseman. (ded/JPG)

TOP THREE

YD Akan Dipecat Dari PNS

ad-dpc-pkb-17agustus-rev2