Tiga bulan sudah Ambok Maik terbunuh. Jasadnya ditemukan tanpa kepala di perairan pulau Galang tanggal 19 Oktober 2014 lalu. Tapi hingga saat ini perkembangan penyidikan kasus tersebut tanpa kejelasan. Apalagi pelakunya belum tertangkap.

Keluarga almarhum penasaran. Istri korban bersama mertuanya Daeng Matiro akhirnya mendatangi kantor Polresta Barelang untuk mempertanyakan perkembangan kasus tersebut pagi tadi (14/1).

Keluarga besar Daeng Matiro ayah dari Ambok Maik korban pembunuhan yang ditemukan tewas tanpa kepala di perairan pulau Galang tanggal 19 Oktober 2014 lalu kembali mendatangi Mapolresta Barelang, Rabu (14/1) pagi.

“Sudah tiga bulan, tapi kepala dan pelaku pembunuhan suami saya belum ketemu. Kami mau minta penjelasan dari pak polisi,” ujar Tanri, istri Ambok Maik di Lobi Mapolresta Barelang.

Dikatakannya, selama ini keluarga sangat berharap kepada polisi untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut. Mereka sangat berharap polisi bisa mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan sehingga kepala Ambok Kaik bisa ditemukan.

“Kan kasihan dia (almarhum), sudah dibunuh secara sadis, kepalanyapun tak bisa ditemukan. Kalau ketemu kan biar dia tenang di sana,” kata Tanri.

Besar harapan keluarga Tanri dan Daeng agar kepolisian bisa mengungkap pelaku pembunuhan sadis itu secapatnya.”Sudah tiga bulan, kami tanyakan, jawaban polisi masih dalam penyelidikan terus,” kata Daeng, mertua Ambok.(eja)

Respon Anda?

komentar