BATAM (BP) – Wakil Gubernur (Wagub) Kepri, Soerya Respationo melangsungkan acara ngunduh mantu putra ketiganya, Putra Yustisi Respaty pada Sabtu (17/1) hari ini.

Beragam acara akan memeriahkan gawai Wagub ini. Tak hanya prosesi adat yang bersifat khidmat dari pihak keluarga, hajat ini juga kental citarasa rakyat lantaran masyarakat Batam dan Kepri lintas suku turut memeriahkan ngunduh mantu tersebut dengan hiburan kesenian yang dikemas dalam ”Pesta Rakyat”. Hiburan itu bisa disaksikan secara terbuka oleh masyarakat Batam yang akan datang dan memberikan doa restu, bagi pasangan pengantin yang menikah di Yogyakarta pada 20 Desember lalu tersebut.

Keterlibatan masyarakat dengan menyumbang kesenian dari berbagai suku di Indonesia yang jumlahnya mencapai 33 jenis kesenian berbeda itu, memantik kebahagiaan bagi keluarga besar Soerya.

”Bagi masyarakat yang datang hari ini saya ucapkan terima kasih memberikan doa restunya, saya sangat senang karena acara ini bisa dirasakan bersama masyarakat,” ujar Putra Respaty, sang mempelai pria di sela-sela kesibukannya menyiapkan keperluan ngunduh mantu, petang kemarin.

Keinginan dan keterlibatan masyarakat yang hendak menyumbangkan kesenian pesta rakyat itu, kemudian direspons pihak keluarga Wagub dengan memilih memusatkan acara ngunduh mantu di kediaman pribadinya di Perumahan Taman Duta Mas Batamcenter. Lokasi pentas hiburan berada di seputar gerbang masuk Duta Mas dari arah Simpang Kara.

Berdasar denah pembagian kegiatan, nantinya kendaraan tamu undangan akan masuk dari Simpang Kara, kemudian masuk mendekati kediaman Wagub lalu kembali berputar untuk parkir beberapa blok di lokasi yang ditunjuk sebagai area parkir. Sesuai rencana, kendaraan akan keluar dari perumahan tersebut melalui gerbang Duta Mas yang menghadap ke jalan besar menuju arah bandara.

”Saya juga mohon maaf atas terganggunya aktivitas warga Perumahan Taman Duta Mas Batam Centre dan sekitarnya, karena ada acara ini,” Putra menambahkan.

Sesuai rencana, pasangan pengantin Putra Respaty dan sang istri, Nadia Mayangsari beserta keluarga besar Seorya maupun besan dari Yogyakarta akan diajak berkeliling untuk kirab dan bertemu masyarakat yang datang dan berada di area yang diplot sebagai lokasi pesta rakyat.

”Pengantin sungkeman dulu pada orang tua, setelah itu bersama kedua belah pihak orangtua, pengantin akan kirab untuk menemui masyarakat. Setelah itu, baru kembali ke rumah untuk duduk di pelaminan kemudian makan siang bersama masyarakat dan tamu undangan,” kata Soerya, beberapa waktu lalu.

Menurut Wagub, acara ngunduh mantu itu bakal dihadiri Raja dan Ratu Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X dan GKR Hemas.

”Beliau sudah di Batam menghadiri acara besok (hari ini, red),” kata Soerya, kemarin. Acara pesta rakyat itu sendiri dimulai pukul 10.00 pagi. Sedangkan kirab pengantin rencananya digelar pukul 12.00 WIB. (rna)

Respon Anda?

komentar