Pemerintah telah menurunkan harga BBM baik premium maupun solar mulai dini hari nanti (19/1). Harga premium Rp6.600 per liternya sedangkan solar hanya Rp6.400 per liter.

Dengan harga baru BBM ini, warga Batam juga punya harapan baru dan tentunya ini menjadi tanggungjawab pemerintah daerah.

“Kami berharap tarif angkutan dan harga barang ikut turun. Pemko Batam maupun pemerintah propinsi harus segera bertindak,” ujar Baktiar, warga Tiban Kampung menanggapi turunnya harga BBM tersebut malam ini (18/1).

Dikatakannya, saat harga BBM naik, tarif angkutan baik darat maupun laut ikut dinaikan dengan alasan BBM naik. “Nah, sekarang kan BBM sudah turun, ya tarif otomatis ikut turun dong!,” cetus pria 51 tahun ini.

Lalu bagaimana dengan harga barang? “Biasanya susah turun kalau telah naik sebelumnya. Tapi pemerintah harus segera bertindak,” harap Mutia, ibu rumah tangga di Sekupang.

Warga juga berharap agar pemerintah daerah turun langsung ke pasar dan untuk mengetahui harga-harga kebutuhan pokok serta barang lainnya. “Jangan hanya dengar alasan pedagang. Karena kala BBM naik mereka (pedagang,red) ngotot naikan harga. Sekarang waktunya turunkan harga,” imbuh Manto, warga lainnya. (spt)

Respon Anda?

komentar