ilustrasi
ilustrasi

Rinda Ayu Paspita, 25, pemilik Pondok Vista Travel di Griya Sagulung Permai Sagulung terpaksa melaporkan karyawannya Yanti, 26, Rabu (21/1) siang kepada polisi. Warga Merlion Square Batuaji ini mengalami kerugian Rp 50 juta setelah puluhan tiket pesawat digelapkan pelaku.

Rinda mengatakan penggelapan dilakukan Yanti terkuak dari barang bukti yang ditemukan di rumah kontrakan pelaku di Graha Marina, Sekupang. Dari rumah tersebut ditemukan tiket pesawat maskapai Lion Air dan Citilink pesanan penumpang.

“Dia sudah tidak masuk kerja lagi dan saya mendatangi rumah kontrakan tersebut. Setelah dicek baju-bajunya tak ada lagi dan ada tiket-tiket ini di dalam lemari,” ujarnya di Mapolsek Sagulung.

Ia menambahkan Yanti sendiri sudah bekerja selama satu tahun bersamanya. Pelaku berencana membuka usaha travel dengan modal uang hasil penggelolaan tersebut.

“Tiketnya yang dikasih pada penumpang itu belum di oke kan. Kalau mau berangkat mereka akan tahu tiket itu palsu. Dan saya nantinya jadi sasaran,” tuturnya.

Rinda juga menegaskan akan meminta pertanggungjawaban dari keluarga pelaku yang berada di Suarabaya. Ia sendiri menduga pelaku saat ini masih berada di Batam.

“Masih di sini (Batam) dia. Tadi masih berhubungan dengan teman saya melalui telepon. Tapi sekarang tidak aktif lagi,” pungkasnya.

Kapolsek Sagulung AKP T. Manihuruk membenarkan kejadian ini dan saat ini laporan korban masih dalam lidik.

“Sudah kita terima laporannya. Dan akan kami lidik dulu,” katanya. (cr5)

Respon Anda?

komentar