Laporan mengenai kasus penipuan dan penggelapan yang dilaporkan Pemilik PT Speed Engineering Batam A Tjan terhadap Wakil ketua III DPRD Batam Teuku Hamzah Husen, Kamis (22/1) lalu, masih didalami pihak kepolisian Polresta Barelang.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Asep Safrudin mengatakan, saat ini tim penyidik dari Satreskrim masih terus mempelajari dan mendalami laporan tersebut. “Sudah terima laporan penggelapan itu, sedang diproses anggota,” ujar Asep, Jumat (23/1).

Asep mengatakan, pelapor melaporkan pimpinan PT Garuda Satria Perkasa atas nama Hamzah Husen terkait masalah utang piutang perusahaan. “Ini masalah utang piutang perusahaan dan kejadian tahun 2014 lalu, bukan masalah jabatan anggota dewan atau lainnya,” tutur Asep lagi.

Meskipun terlapor saat ini menjabat sebagai anggota dewan di kota Batam, namun penanganan laporan tersebut akan dilakukan secara profesional dan transparan baik terhadap pelapor maupun terlapor. “Baru pelapor yang dimintai keterangan, terlapor akan segara kami panggil dan diperiksa juga,” katanya lagi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Teuku Hamzah Husen wakil ketua III DPRD kota Batam dilaporkan ke Mapolresta Barelang, Kamis (22/1) sore. Politisi partai Demokrat itu dilaporkan oleh A Tjan pemilik PT Speed engineering Batam terkait penipuan dan penggelapan pembayaran spare part kapal senilai 40 ribu dolar Singapura. (eja)

Respon Anda?

komentar