BATAM (BP) – Kondisi jalan raya di Batam bisa dikatakan sangat buruk. Banyak ruas jalan arteri dan jalan di pemukiman berlubang. Bahkan, tak jarang kecelakaan lalu lintas terjadi dan menelan korban jiwa disebabkan jalan berlubang. Selain itu, banyak jalan raya yang tidak rata yang sangat berbahaya bagi pengendara.

 

Pengendara harus berhati-hati melintas di jalan depan Perumahan PLN, Batamcenter karena jalan rusak berat. Foto: Cecep Mulyanan/Batam Pos
Pengendara harus berhati-hati melintas di jalan depan Perumahan PLN, Batamcenter karena jalan rusak berat.
Foto: Cecep Mulyanan/Batam Pos

Di mulai dari jalan Sekupang-Batuaji yang tidak pernah mulus. Puluhan lubang menganga menghiasai sepanjang ruas jalan itu. Bahkan, akibat kondisi dan mutu aspal jalan yang buruk, menyebabkan jalan cepat berlubang lagi hanya dalam hitungan beberapa bulan saja.
Dari pantuan Batam Pos, kondisi jalan berlubang ini sudah mulai terlihat di simpang Tobing, Batuaji hingga depan Pemakaman Umum Seitemiang.

Sepanjang jalan raya di depan wisata Mata Kucing juga banyak lubang. Bekas tambalan aspal di jalan berlubang juga sangat mengganggu pengendara.”Di sini sudah sering terjadi kecelakaan,” kata Irfan, tukang tambal ban di sekitar jalan Wisata Mata Kucing.

Jalan raya Mukakuning-Batuaji juga banyak lubang, meski ukuran lubangnya tidak terlalu besar. Beberapa lubang sudah ditambal seperti di depan Kawasan Industri Batamindo, tetapi penambalannya tidak rata. Jalan terlihat cembung, dan sangat mengganggu. Kondisi jalan di Simpang Barelang sampai Simpang Basecamp juga kondisi jalannya kurang bagus.

Kondisi jalan yang buruk jelas terlihat di depan Perumahan Buana Raya tepatnya di U turn (belokan, red) menuju Puskopkar. Terhitung sudah beberapa kali terjadi kecelakaan di sana dan menimbulkan korban tewas. Jalan di sana berlubang-lubang dan tidak rata. ”Kalau kecelakaan di sini sudah sering kami lihat, hampir tiap hari,” kata A Juan, pedagang spare part motor di sana.

Di Batamkota, jalan depan Perumahan Bukit Palem hingga depan KDA juga mengalami kerusakan parah yang diduga diakibatkan lalu lalangnya kendaraan berat pengangkut tanah. Bahkan untuk di depan Perumahan Bukit Palem dan Perumahan PLN, jalan aspal rusak berat dan berubah menjadi jalan tanah. Meski sudah lama rusak, namun tak kunjung diaspal ulang. Beberapa waktu lalu, jalan ini sempat diratakan dengan alat berat, namun selama truk-truk bertonase berat pengangkut tanah tetap lewat, kerusakan tetap akan terjadi.

Selanjutnya adalah Jalan Duyung, Batuampar. Terutama dari Simpang Polsek Batuampar sampai perempatan Lubukbaja, Baloi. Kondisi jalan di sana sudah lama rusak. Meski ditambal tidak berlangsung lama. BP Batam adalah pihak yang berwenang atas jalan tersebut. ”Kalau kami rutin melakukan perawatan. Tetapi mungkin karena dilalui kendaraan berat makanya cepat rusak. Kalau untuk jalan-jalan di kawasan industri, kita tetap utamakan,” kata Dwi Djoko Wiwoho, Direktur PTSP dan Humas BP Batam. (ian/eja)

Respon Anda?

komentar