SEJUMLAH buruh PT Yee Woo yang ditinggal kabur pemiliknya mendatangi DPRD Batam, Senin (26/1).

Buruh PT Yeng Woo saat berdemo di depan kantor DPRD Batam, Batam Center, Senin (26/1). Foto: Alfian/Batam Pos
Buruh PT Yeng Woo saat berdemo di depan kantor DPRD Batam, Batam Center, Senin (26/1).
Foto: Alfian/Batam Pos

Mereka kecewa kepada pemerintah yang terkesan tidak peduli dengan nasib mereka. Mereka menuding anggota dewan lebih memedulikan pengusaha.

Kekecewaan para buruh ini disampaikan lewat spanduk yang mereka bawa. “DPRD bukan wakil rakyat, tapi wakil pengusaha. Seperti di spanduk ini,” kata seorang buruh sambil menunjuk spanduk yang mereka bawa.

Seorang buruh menuding, pemerintah dan DPRD Kota Batam tidak memperhatikanĀ  nasib buruh. Termasuk lemahnya pengawasan terhadap pengusaha.

“Pengusaha yang nakal pun dilindungi. Bagaimana seperti itu,” teriak buruh,” teriak buruh. (ian)

Respon Anda?

komentar