BATAM (BP) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Batam, Yumasnur mengatakan perbaikan beberapa ruas jalan yang rusak di Batam memang selalu diadakan dengan cara penambalan jalan berlubang.

Yumasnur. Foto: Wijaya Satria/Batam Pos
Yumasnur.
Foto: Wijaya Satria/Batam Pos

“Itu sudah kerap kami lakukan,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, perbaikan kali ini akan diprioritaskan untuk jalan-jalan yang sudah sangat rusak dan merupakan jalan yang padat pengendara atau pengguna jalan

”Jadi kami prioritaskan mana yang lebih rusak. Ada anggaran khusus untuk itu, tapi saya lupa berapa anggarannya,” kata Yumasnur lagi.

Jurado Siburian, anggota Komisi III DPRD Kota Batam meminta kepada pemerintah baik Pemko Batam, Pemprov Kepri, dan BP Batam untuk memperhatikan jalan di Batam. Menurutnya infrastruktur jalan di Batam yang kurang baik, sangat mengganggu masyarakat dan sudah menimbulkan banyak korban jiwa. ”Kami harus akui jalan tersebut memang sudah butuh perbaikan. Kalau ini dibiarkan akan memakan banyak korban jiwa,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data Unit Laka Lantas Mapolresta Barelang, sepanjang 2014 lalu, ada sekitar 139 pengendara tewas di jalan raya. Jumlah itu jika di rata-ratakan sekitar 11 orang meninggal setiap bulannya.

”Masih sangat tinggi angka kecelakaan di Batam,” kata Kepala Unit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Lalu Lantas Polresta Barelang, Iptu Kartijo, beberapa waktu lalu. Imbas lain dari kecelakaan lalu lintas juga menyebabkan 242 luka berat dan 529 luka ringan. (ian)

Respon Anda?

komentar