Tanah Tumpah di Jalan : Pengendara terpaksa mengurangi laju kendaraannya di Jalan Ahmad Yani depan Sekolah Global Indo-Asia Batam Centre, pasalnya banyak tanah yang berserakan di jalan tersebut, bahkan tanahnya banyak juga yang segenggaman tangan orang dewasa. Menurut saksi mata Safrizon, tanah itu tumpah dari truk pengangkut tanah berwarna biru, Senin (26/1).  Foto:  Yusuf Hidayat/Batam Pos
Tanah Tumpah di Jalan : Pengendara terpaksa mengurangi laju kendaraannya di Jalan Ahmad Yani depan Sekolah Global Indo-Asia Batam Centre, pasalnya banyak tanah yang berserakan di jalan tersebut, bahkan tanahnya banyak juga yang segenggaman tangan orang dewasa. Menurut saksi mata Safrizon, tanah itu tumpah dari truk pengangkut tanah berwarna biru, Senin (26/1).
Foto: Yusuf Hidayat/Batam Pos

Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Sekolah Global Indo-Asia Batam Centre berubah warna merah. Pasalnya sekitar sepuluh meteran jalan menuju Engku Putri itu tertutup tanah timbun.

Menurut saksi mata Safrizon, tanah timbunan itu tumpah dari truk pengangkut tanah

“Tanahnya jatuh dari bagian belakangnya (truk), kayaknya bannya melindas batu atau apa,” kata petugas kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemko Batam ini, yang sedang membersihkan sampah di sekitar jalan itu, Senin (26/1).

Namun, lanjut Safrizon, sopir truk pengangkut tanah tersebut tetap menancap gasnya.

“Truknya berwana biru,” katanya lagi.

Sejumlah pengendara motor yang sedang melintasi jalan itu terpaksa mengurangi laju kendaraannya karena takut terpeleset dan jatuh. Begitu juga pengendara mobil. “Gimana ini mas, bahaya buat pengendara,” seru seorang warga yang sedang melintas dari dalam mobilnya.

Ari, 32, yang sedang membonceng putrinya juga uring-uringan setelah melewati tanah tumpah tersebut.

“Beginilah kalau pengawasan pemerintah lemah, sehingga sopir truk atau perusahaan yang punya usah pengangkutan itu gak takut dengan hukuman atau dendanya,” ungkapnya kesal.

Di tempat lain, Arifuddin Jalil juga mengeluhkan kondisi jalan yang berdebu karena banyaknya tanah timbun yang tumpah dari truk di jalan depan Perumahan Palem Permai dan sekitarnya. “Saya terpaksa mengambil jalan lain yang arah KDA (Perumahan Kurnia Djaja Alam) meskipun mutar tapi di dekat (jalan) bundaranannya itu rusak juga,” ujar warga Perumahan BPD Batam Centre, kemarin. (ryh)   

Respon Anda?

komentar