UPAYA  pelemahan Komisi Pemberantasan (KPK) dengan penetapan tersangka oleh Bareskrim Polri terhadap Wakil Ketua KPK, Bambang Widjoyanto beberapa waktu lalu memantik keprihatinan mahasiswa di Batam.

Sejumlah Mahasiswa membacakan orasi dukungan Save KPK di depan gedung DPRD Batam, Selasa (27/1). Foto: Ratna/Batam Pos
Sejumlah Mahasiswa membacakan orasi dukungan Save KPK di depan gedung DPRD Batam, Selasa (27/1).
Foto: Ratna/Batam Pos

Puluhan mahasiswa mendatangi kantor DPRD Kota Batam, Selasa (27/1) untuk meminta dukungan pernyataan sikap anggota dewan dalam upaya pemberantasan korupsi bertajuk Save KPK.

“Kami meminta bapak-bapak yang berada di dalam gedung ber-AC (gedung DPRD Kota Batam,red) ini untuk keluar dan menyatakan sikap, bukan hanya menonton kasus pelemahan KPK lewat TV,” teriak orator yang mengatasnamakan Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi, kemarin.

Puluhan mahasiswa ini juga meminta agar Presiden Joko Widodo membatalkan pengangkatan Komjen (Pol) Budi Gunawan yang telah ditetapkan KPK sebagai tersangka untuk tidak dilantik menjadi Kapolri. Mereka juga meminta Mabes Polri agar tidak mengganggu kinerja KPK dalam upaya pemberantasan korupsi.

Para pendemo kemudian ditemui oleh anggota DPRD Kota Batam, Helmi Hemilton dan Eki Kurniawan dari Fraksi PPP.

Menurut Helmi, fraksi Demokrat mendukung penegakan hukum dan mendukung penyelamatan dua institusi penegak hukum.

“Kami setuju dengan pernyataan sikap adik-adik semua, dan kami juga mendukung Save KPK dan Save Polri,” kata Helmi Hemilton di hadapan puluhan mahasiswa.

Hal senada juga diungkapkan Eki Kurniawan yang juga meminta para pendemo menyampaikan orasi secara damai dan tidak anarkis.(rna)

Respon Anda?

komentar