BATAM (BP) -Masih banyak warga Batam yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP, walaupun sudah merekam data sejak dua tahun lalu. Tercatat, 60 ribuan orang belum mendapatkan e-KTP kendati sudah merekam data sejak program ini diluncurkan pemerintah pusat, 2012 lalu.

”Sekarang ini pengurusan e-KTP selesai dalam 14 hari. Tapi kita masih memprioritaskan 60 ribuan e-KTP yang belum tercetak oleh pusat saat perekaman dua tahun lalu,” kata Wakil Wali Kota Batam, HM Rudi, di sela-sela Musrenbang di tingkat Kelurahan Tiban Lama, Senin (26/1) malam.

Dia mengatakan, apabila 60 ribu itu sudah selesai semua, maka ke depan membuat KTP dalam tiga hari sudah bisa. ”Perkiraan saya, Juni semua sudah normal,” ujarnya.

Menurutnya, e-KTP yang belum tercetak tersebut sebagian besar adalah yang direkam di mal-mal. Data warga tidak terekam di data base pusat. Nah, Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan terus berupaya memudahkan pengurusan e-KTP tersebut. Bahkan, direncanakan pencetakan e-KTP ini akan diserahkan ke kelurahan mulai 2016.

”Januari 2016 nanti saya serahkan ke kantor lurah untuk pembuatan KTP. Sehingga nanti bapak ibu urusan di kantor lurah saja untuk mempermudah,” ucapnya.

Rudi juga menyampaikan bahwa e-KTP akan berlaku seumur hidup. Di mana hanya akan terjadi pengurusan ulang jika ada perubahan data kependudukan. Dengan demikian, masyarakat tak perlu bolak-balik mengganti KTP tiap lima tahun sekali.

”Untuk yang belum habis masa berlakunya, mau ganti boleh, tidak juga tak apa. Tapi saya minta Juni sebelum habis ganti sajalah,” terangnya. (ian)

Respon Anda?

komentar