Tukang parkir di BCS Mall, Lubukbaja sedang mengatur parkir mobil dan memungut retribusi uang parkir, Senin (17/10). Pemko Batam melalui Dishub Kota Batam akan menaikkan uang restribusinya.  F.Dalil Harahap/Batam Pos
Tukang parkir di BCS Mall, Lubukbaja sedang mengatur parkir mobil dan memungut retribusi uang parkir, Senin (17/10). Pemko Batam melalui Dishub Kota Batam akan menaikkan uang restribusinya. F.Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Parkir DPRD Batam menilai kenaikan tarif parkir yang diusulkan Pemko Batam bukan solusi terkait permasalahan parkir Batam.

“Kami antipati jika tarif dinaikkan, nanti bukan malah nambah kas daerah kita tapi potensi jebolnya makin besar,” kata anggota pansus parkir, Sukaryo dalam rapat perdana pansus parkir di kantor DPRD Batam, Rabu (19/10).

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Zulhendri mengatakan, penyampaian pandangan tersebut merupakan hal yang wajar.


“Nggak ada masalah kalau pakai tarif lama juga. Tapi kita bahas dulu,” katanya.

Dia mengatakan salah satu alasan terkait rencana kenaikan tarif, yakni Batam kini menerapkan tarif parkir yang rendah dibanding daerah lain.

“Contohnya kota Pekanbaru, tarifnya 2000 roda dua dan roda empat 4000,” ujarnya.

Dia sepenuhnya menyerahkan usulan tersebut dalam pembahasan tim pansus.

“Kita bahas dulu, apapun nanti tergantung dewanlah,” tuturnya. pungkasnya. (cr13)