Bandara Hang Nadim Batam. foto:yusuf hidayat/batampos
Bandara Hang Nadim Batam. foto:yusuf hidayat/batampos

batampos.co.id -Badan Pengusahaan (BP) Batam telah menetapkan tarif baru passanger service charge (Psc) atau sering disebut airport tax di Bandara Hang Nadim dan Sea Port Tax di semua pelabuhan pada 18 Oktober 2016.

Rencana awal, tarif baru itu mulai berlaku 19 Oktober 2016. Namun, BP Batam untuk sementara menunda pemberlakukan tarif baru itu.

“Belum ada, kami masih menunggu Pak Hatanto (Kepala BP Batam,red),” kata General Manager Umum BUBU Hang Nadim Batam, Suwarso, Rabu (19/10/2016) di Hang Nadim.


LaluĀ  kapan mulai diberlakukan? Suwarso juga mengaku belum mengetahui tanggal pastinya. “Belum tau kita, kita juga masih menunggu,” ungkapnya.

Kenaikan airport dan seaport tax atau di masyarakat disebut PAS tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 148/pmk.05/2016 bertanggal 30 September 2016 mengenai layanan BUBU BP kawasan Batam.

“Peraturan ini diundangkan semenjak 3 Oktober lalu,” kata Suwarso.

Seperti diketahui, tarif baru airport tax menjadi Rp 60 ribu per penumpang untuk keberangkatan penerbangan domestik. Sebelumnya hanya Rp 40 ribu.

Sementara untuk penerbangan internasional awalnya Rp 180 ribu menjadi Rp 200 ribu per penumpang. Selain itu biaya landing satu pesawat juga naik 40 persen dibandingkan tarif sebelumnya.

Pihak Bandara Hang Nadim mengatakan naiknya tarif tersebut akan diimbangi dengan peningkatan pelayanan dan pembenahan beberapa fasilitas bandara. Antara lain, pembenahan pendingin ruangan bandara, parkir, musalah, toilet, uang tunggu, dan fasilitas lainnya.

“Fasilitas untuk maskapai juga kita tingkatkan, kami saat ini membangun apron juga. Selesainya diperkirakan akhir tahun ini,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Kepala Satuan Kerja Pelabuhan Telaga Punggur, Sohirnadi saat ditemui Batam Pos, Rabu (19/10/2016) juga mengatakan belum memberlakukan tarif seaport tax baru. Meskipun berdasarkan Peraturan Kepala (perka) BP Batam Nomor 17 tahun 2016 tentang jenis dan tarif kantor pelabuhan, sudah ditekan dan dipastikan naik hingga 100 persen.

Berdasarkan Perka BP Batam tersebut, PASĀ  masuk pelabuhan domestik Sekupang dan Punggur naik dari Rp5. 000 menjadi Rp10.000.

“Saya ada dengar sih, tapi tidak tau kapan. Saya kan hanya pelaksana tugas lapangan. Saat ini masih Rp 5 ribu,” ujarnya.

Walaupun PAS masuk pelabuhan belum naik, Sohirnadi menjanjikan tetap meningkatkan pelayanan. Ia mengatakan sudah mewanti-wanti jajarannya untuk mengedepankan slogan tiga S. “Senyum, sapa dan salam,” ungkapnya.

Namun saat ditanyai mengenai kondisi bangunan, Sohirnadi menyebutkan pihaknya tak bisa bicara banyak. “Kalau tentang itu, mungkin memang terkesan belum tertata. Kan sekarang masih pembangunan, tapi kami tetap optimalkan semuanya,” ujarnya. (ska)