Selasa, 7 April 2026

Warga Singapura Akhiri Hidup di Batam

Berita Terkait

Ilustrasi

batampos.co.id – Mydin, 44, seorang warga negara Singapura bunuh diri di Batam.

Mydin ditemukan tewas tergantung di tempat tinggalnya, di apartemen Imperium lantai 17 blok B nomor 11, Batam, Kepri.

Ia diduga sudah meninggal lebih dari tiga hari. Sebab, saat ditemukan kondisinya sudah dalam keadaan membusuk.

Kanit Reskrim Polsek Batam Kota Iptu Ikhtiar Nazara menjelaskan, pada Rabu (14/12) lalu, Mydin sempat mengirimkan SMS kepada istrinya Daliawati sekitar pukul 23.30 WIB.

Dalam pesan singkat itu, ia mengatakan akan bunuh diri karena banyaknya masalah dalam hidupnya.

“Kami bertemu istrinya tadi di TKP, dari keterangan istrinya, suaminya itu sempat mengirim pesan kepadanya hendak bunuh diri. Karena waktu itu sudah malam, istrinya kemudian mengabaikan SMS itu dan nyuruh tidur,” ujarnya.

Setelah mendapatkan SMS itu, dalam beberapa hari kemudian, Daliawati mencoba menghubungi Mydin melalui telepon.

Namun tidak pernah tersambung, hingga akhirnya Daliawati bersama anaknya memutuskan ke Batam dan mendatangi apartemen suaminya itu.

“Istrinya datang hari ini tadi. Kemudian mencium bau tidak sedap dari kamar yang dihuni suaminya. Karena pintu kamar terkunci, ia meminta bantuan sama sekuriti dan maintenance apartemen,” lanjutnya.

Setelah pintu kamar berhasil dibuka, istrinya menemukan Mydin dalam posisi tergantung dengan menggunakan tali skipping yang dikaitkannya ke plafon kamarnya.

“Saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi dan sedang dilakukan penyelidikan,” imbuhnya.  (cr1/ray/jpnn)

Update