batampos.co.id – Di Kecamatan Batuaji bakal dibangun satu Puskesmas tahun 2017 ini. Hal ini dilakukan guna mempermudah layanan kesehatan di wilayah yang dihuni lebih dari 100 ribu jiwa tersebut.
“Batuaji itu luas, dengan adanya puskesmas baru jadinya tak jauh lagi kalau mau dapat layanan kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Chandra Rizal, kemarin.
Menurutnya, puskesmas yang rencananya dibangun dua tingkat ini akan dibangun di bilangan Tanjunguncang. Setelah terbangun, puskesmas tersebut bisa dipakai oleh warga di luar warga Batuaji yang dekat dengan layanan tersebut, misalnya daerah Marina Sekupang maupun Sagulung.
“Tanahnya sudah ada. Nanti puskesmas itu, orang sekitar (warga di luar kecamatan Batuaji) juga bisa kok,” ucapnya.
Dia menyebutkan anggaran yang bakal digelontorkan dalam proyek tersebut senilai Rp 7 miliar, sumber dana kemungkinan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja daerahAPBD dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Tahun 2017 hanya satu saja, selain itu tak ada lagi,” ujarnya.
Dia mengaku, jumlah puskesmas di Batam masih jauh dari harapan, tak heran satu wilayah melayani masyarakat di luar batas ideal, yakni satu puskesmas 30 ribu warga.
“Harusnya di Batam ada 30 puskesmas, tapi sekarang baru 19 sama dua yang dibangun baru,” tuturnya.
Beruntung, minimnya puskesmas dibantu dengan banyaknya layanan kesehatan swasta seperti klinik atau praktek dokter. “Di back sama swasta, itu untungnya kita,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Puskesmas Batuaji dr Harri Fajri Zison sejak awal berharap di Batuaji perlu ada tambahan Puskesmas agar layanan dan pelaksanaan program seperti penyuluhan dapat dilaksanakan dengan baik.
“Kalau sekedar pengobatan memang ada Pustu juga klinik swasta, tapi pelaksanaan program ini lah yang berat,” kata Harri beberapa waktu lalu. (cr13)
