Ketua KPU Kepri, Said Sirajudin. Foto: Yusnadi/batampos

batampos.co.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Said Sirajudin mengatakan Rp22 miliar Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang diperuntukan bagi KPU di Kepri adalah untuk kebutuhan operasional.

Iklan

“Jumlah tersebut bukan hanya untuk KPU Provinsi Kepri saja. Tetapi juga ada bagian KPU dimasing-masing Kabupaten/Kota yang ada di Kepri,” ujar Said Sirajudin menjawab pertanyaan Batam Pos, Rabu (21/12/2016) usai menghadiri kegiatan Anugerah Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Komisi Informasi Provinsi Kepri di Hotel CK, Tanjungpinang.

Dijelaskan Said, khusus untuk KPU Provinsi Kepri hanya mendapatkan bagian sebesar Rp5 miliar dari Rp22 miliar. Masih kata Said, jumlah tersebut sebenarnya turun, apabila dibandingkan dengan Tahun Anggaran (TA) 2016. Karena pada 2016, KPU Provinsi Kepri mendapatkan sekitar Rp7 miliar.

“Dengan turunny jumlah anggaran ini, kami tentunya juga akan melakukan penyesuain kebutuhan sesuai dengan anggaran yang ada,” papar Said.

Disebutkannya, anggaran yang sudah diterima pihaknya sepenuhnya akan digunakan untuk gaji, dan operasional kantor. Dikatakannya juga, selain itu anggaran yang ada juga dipergunakan untuk kegiatan Pemilu.

“Peruntukannya tetap pada Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) yang sudah kita susun. Seperti kebutuhan gaji dan administrasi kantor,” paparnya lagi.

Ditambahkan Said, pada 2017 nanti hanya Kota Tanjungpinang yang akan melakukan tahapan-tahapan Pilkada. Sementara itu, untuk kebutuhan anggarannya bersumber dari APBD Kota Tanjungpinang. Bukan berasal dari APBN.

“Kebutuhan tahapan Pilkda Tanjungpinang pada 2017 nanti merupakan tanggungjawab Pemko Tanjungpinang lewat APBD 2017,” tutup Said.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga mengatakan lewat APBD 2017, DPRD Tanjungpinang sudah memasukan kebutuhan Pilkda Tanjungpinang. Pada tahap awal nanti adalah sekitar Rp16 miliar.

“Penganggarannya akan dilakukan dua kali. Untuk tahap awalnya adalah lewat APBD Tanjungpinang TA 2017,” ujar Ade Angga menjawab pertanyaan media, kemarin. (jpg)