Selasa, 7 April 2026

Kepri Aman, Silakan Berlibur

Berita Terkait

Wisman dari berbagai negara berdatangan ke Batam untuk liburan akhir pekan melalui Pelbuhan Fery Internasional Sekupang, Batam. Foto: cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Jajaran kepolisian memperketat pengamanan di seluruh bandara dan pelabuhan di Kepri menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Bandara dan pelabuhan menjadi titik sentral keluar masuk masyarakat dari satu tempat di Kepri.

“Jalur-jalur itu membutuhkan perhatian lebih,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Kamis (22/12).

Sam mengatakan, pihaknya menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama mudik Natal dan merayakan Tahun Baru. “Saya ingin menciptakan keadaan yang kondusif bagi masyarakat Kepri, agar bisa bernatalan dan Tahun Baru dengan tenang,” ungkapnya.

Mengenai SOP yang akan diterapkan, disebut Sam lebih sempurna dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pihak kepolisian bersinergi dengan instansi lainnya. “TNI, imigrasi, Bea Cukai, tentu dari BP Batam dengan Avsec-nya,” ujar Sam.

Untuk bandara maupun pelabuhan internasional, Sam mengatakan pihak-pihak terkait akan memberlakukan sistem seperti di Singapura. Dimana warga negara asing yang masuk ke Indonesia melalui Batam, akan melalui serangkaian pemeriksaan dan pengawasan yang ketat.

“SOP masuknya WNA akan lebih ketat,” ucapnya.

General Manager Umum Bandara Hang Nadim Batam, Suwarso menyebutkan jumlah penumpang sudah mulai melonjak sejak Minggu (18/12) lalu.

“Diperkirakan jumlah penumpang akan terus naik drastis. Kami prediksi naiknya diantara 18-21 persen hingga setelah tahun baru nanti,” ucapnya.

Di Jakarta, Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga memberi jaminan keamanan bagi masyarakat merayakan Natal dan Tahun Baru. Dia meminta masyarakat tidak khawatir dan merayakan Natal secara normal. Dia menjamin perayaan Natal dan Tahun Baru bakal berlangsung aman dengan pengawasan penuh dari aparat.

Dia menjelaskan, target tradisional terorisme di Indonesia adalah Jakarta dan Bali. Dua kawasan itu mendapat perhatian utama, selain kawasan lain yang belum lama ini mulai muncul potensi teror. Seperti Jawa Tengah, NTB, termasuk juga Batam. Sejauh ini, belum ada kelompok lain yang muncul dari hasil pemeriksaan para tersangka.

Mengenai pengamanan tempat ibadah selama Natal, Tito memastikan tidak hanya melibatkan jajarannya.

’’Kami akan libatkan pihak lain, seperti Banser, Pemuda Gereja, dan lainnya,’’ tambah Tito.

’’Masyarakat silakan berlibur dengan tenang, biarkan kami yang menjamin keamanan,’’ katanya. (eja/ska/cr17)

Update