
batampos.co.id – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengarapkan, Pejabat eselon yang menduduki jabatan dapat memberikan perubahan terhadap daerah.
Dalam pelantikam sekitar 700 pejabat eselon kemarin, Hamid Rizal menyoroti persoalan investasi di Natuna yang tidak berkembang sejak 17 tahun lalu.
“Dengan dibentuknya Dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu sekarang, saya harap peluang investasi masuk ke daerah terjadi peningkatan,” kata Hamid kemarin.
Hamid mengatakan, agar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu yang dipercayakan kepada Minwardi, dapat menarik minat investasi.
“Dinas ini punya peran, pejabatnya harus bisa lobi datangkan investasi. Dinas ini punya peran penting dalam pembangunan daerah,” kata Hamid.
Pemerinta Daerah sambungnya, dalam melanjutkan pembangunan membutuhkan investasi pihak swasta diberbagai sektor. Baik perikanan, perindustrian, perkebunan dan pariwisata.
Menurutnya, Natuna hingga saat ini perlu regulasi agar mudahkan masuknya investasi ke daerah. Selama ini terkesan, investasi yang akan masuk terus mikir-mikir.
“Memang ini pengaruh dari kelancaran transportasi dan komunikasi. Tapi persoalan itu bisa dìatasi tahun ini, melalui dibukanya bandara sipil dan program palapa ring,” ujar Hamid. (arn)
