
batampos.co.id – Susahnya mendapatkan rumah, membuat ratusan warga antri untuk mendapatkan penyewaan di Rumah Susun (Rusun) yang ada di Kota Batam. Seperti yang terlihat di Rusun Pemko Batam Top 100, Sagulung.
Gedung empat lantai, berisikan 194 kamar ini menjadi rebutan warga yang memiliki penghasilan relatif rendah.
Pengelola Rusun Pemko Batam, Sagulung, Dwi Handoyo mengatakan hingga saat ini rusun masih menjadi tempat tinggal yang favorit, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan relatif rendah.
“Rata-rata yang ngisi mereka yang penghasilan rendah,” kata dia, Rabu (4/1).
Menurutnya, berdasarkan data tunggu rusun dari September 2015 hingga Desember 2016, terdapat sekitar 400 calon penghuni rusun yang telah mendaftarka diri.
“Lumayan banyak, bahkan mereka sudah mendaftar sejak tahun lalu. Namun demikian mereka harus bersabar menunggu hingga ada penghuni yang keluar atau pindah,” jelasnya.
Dia menambahkan sewa rusun yang tergolong rendah menjadi faktor tingginya peminat untuk tinggal di rusun. Untuk satu kamar, bea sewa per bulan variatif.
- Lantai I, bea sewa Rp240 ribu
- Lantai II bea sewa Rp 225 ribu
- Lantai III bea sewa Rp 210 ribu
- Lantai IV bea sewa Rp 195 ribu
“Itu belum termasuk listrik, dan air,” ucap dia.
Tempat tinggal dengan ukuran 6×4 meter ini, terdiri dari satu kamar tidur, ruang tamu, dapur, kamar mandi dan tempat jemuran.
“Di sini juga tersedia fasilitas musala, aula dan lapangan olahraga,,” katanya.
Salah seorang penghuni, Wahyu menuturkan selain murah, keamanan di rusun juga menjadi alasannya memilih tinggal di rusun. Selain itu lokasi rusun ini juga dekat dengan pusat perbelanjaan, wahana permainan dan lainnya.
“Saya kerja di sini sebagai keamanan, jadi saya tidak perlu mengeluarkan ongkos lagi untuk ke tempat kerja,” sebut pria asal Jawa Timur ini.
Setiap hari menurutnya, ada saja calon penyewa yang mendatangi rusu ini. Oleh karena itu, dia berharap kepada Pemerintah Kota Batam untuk bisa menambah bangunan rusun di Sagulung.
“Inginnya Pemko bisa menambah rusun, jadi yang antri sekarang ini bisa mendapatkan tempat tinggal. Tau sendiri sekarang rumah mahal,” tutupnya. (cr19)
