Jumat, 3 April 2026

Walikota Batam: Blanko KTP Tunggu Lelang Kemendagri

Berita Terkait

seorang wanita menunjukkan e-KTP. Foto: jpnn

batampos.co.id  – Kekosongan blanko pembuatan Kartu Tanda Pengenal elektonik (e-KTP) membuat para pencari kerja mengalami kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan. Walaupun beberapa waktu lalu, Pemerintah telah mengeluarkan surat penggati yang memilki fungsi sama dengan e-KTP.

Rionaldo Syahutera menuturkan meskipun sudah memilki surat pengganti dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk-capil), dirinya masi menunggu kepastian kapan balngko tersedia, sehingga dirinya bisa memilki e-KTP.

“Pengennya punya e-KP, biar terdaftar, dan memudahkan dalam mencari pekerjaan,” kata pria yang baru 10 bulan di Batam ini.

Camat Sgalulung, Reza Khadafi masih menunggu arahan dari pimpinan terkait ketersediaan blangko e-KTP. Hingga saat ini belum ada kapan pastinya blangko tersedia. Pengajuan yang setiap hari masuk membuat penumpukan terus bertambah.

“Hingga saat ini terdapat lebih dari empat ribu pengajuan yang menumpuk dari September 2016 lalu,” kata dia, Jumat (6/1).

Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan tidak ada masalah terhadap pengajuan e-KTP, semua terlayani dengan baik.

“Aman saja, gak ada masalah kan, semua warga yang mengajukan tetap dilayani,” kata dia.

Untuk ketersediaan blangko e-KTP dirinya mengaku masih menunggu dari Kementrian Dalam Negeri sebagai lembaga yang membawahi pengadaan blangko e-KTP.

“Masih menunggu dari pusat, karena semua harus melalui proses lelang lagi. Paling lambat bulan April blangko sudah bisa didistribusikan,” tutupnya.(cr19)

Update