Jumat, 8 Mei 2026

Tidak Taat Lalu Lintas, Penyebab Utama Kecelakaan

Berita Terkait

Anggota Satlantas Polresta Barelang mengevakuasi motor korban tabrak lari yang mengakibatkan tewas ditempat depan Perumahan Yose Sade, jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Batuaji, Minggu (20/11/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pola berkendara masysrakat Batuaji dan  sekitarnya masih terlihat sangat semrawut.  Pasalnya, sebagian dari masyarakat di sini masih  banyak melanggar peraturan lalu lintas.

Pantauan Batam Pos, ada  beberapa titik jalan ataupun simpang lampu merah yang kerap semrawut akibat pola berkendara yang tidak beraturan maupun kacau. Kondisi ini mulai terlihat di Simpang Panbil, Simpang Tembesi, Simpang Putri Hijau  hingga Simpang Basecamp.

Tidak hanya itu, pengendara yang semrawut juga terlihat di Simpang lampu merah Fanindo dan simpang lampu merah Polsek Batuaji, Tanjung Uncang.

Banyak  masyarakat yang tidak peduli dengan keselamatan saat berkendara, akibatnya lokasi ini sangat rentan terjadi kecelakaan. Ada berbagai macam pelanggaran yang dilakukan, mulai dari menerobos lampu lalu lintas, tidak memakai helm, hingga melawan arus jalan.

“Jalan  protokol Batuaji memang seram. Mulai  masuk simpang Panbil hingga ke Tanjung  uncang sana,” ujar Albi, warga perumahan Buana Raya, Sagulung, Senin (9/1).

Menurutnya, banyak  pengendara sekarang yang tidak peduli dengan nyawanya sendiri. “Tidak ada aturan. Semau-maunya mereka saja,” ujarnya saat ditemui di Tanjung Uncang.

Senada juga dikatakan Saiful, warga Tembesi ini  mengatakan sangat berhati-hati saat melewati jalan protokol tersebut saat mengantar anaknya ke sekolah.  Apalagi, sambungnya, bukan hanya pengendara motor yang tidak peduli dengan aturan, namun mobil angkutan juga sering melanggar aturan tersebut.

Ia  sendiri sangat mengeluhkan pola berkendara yang dilakukan para sopir mimbar maupun carry. “Bisa-bisa jantungan. Tidak ada angin, tidak ada hujan, tiba-tiba mobil ini berhenti di depan kita,” ungkap Saiful.

Seperti yang terjadi siang tadi, sekitar pukul 12.00 WIB, salah satu pengendara motor menabrak angkutan mimbar yang berhenti secara tiba-tiba di depannya di Komplek Graha Nusa Batam, Sagulung. Pengendara yang di ketahui bernama Rio tersebut mengaku kaget, karena angkutan tersebut berhenti dengan tiba-tiba, tanpa lampu rating.

“Baru pulang jemput anak sekolah. Saya kaget dan langsung nabrak mimbar,” katanya.

Sementara itu, dari kejadian tersebut, Rio mengalami luka ringan di tubuhnya, sedangkan anaknya tidak sadarkan diri. Sementara bagian depan motor ringsek. (cr19)

Update