
batampos.co.id – Minggu (15/1/2017), siang pengunjung Batam City Square (BCS) Mall riuh berebutan angpao yang dibagikan ‘Dewa Rezeki’.
Warga marga Tionghoa maupun non-tionghoa berebut angpao.
‘Dewa’ berjangggut tebal dan panjang itu sesekali menghamburkan angpao dari mangkuknya ke arah kumpulan pengunjung mal.
“Dapat angpao, mudah-mudahan rezeki bagus tahun ini,” ujar seorang pengunjung, Deshi.
Dewa rejeki ini memang bukan dewa asli, melainkan seorang remaja etnis tionghoa Hendy dari grup Barongsai Xincheng yang sengaja berkostum ala Chai Shen Ye (dewa rezeki). Kehadiran sang dewa dan grup untuk mengisi salah satu acara di mall tersebut yang juga bersempena menyongsong Imlek 2568.
Terpisah, ketua Himpunan Seni Budaya Suku Tionghoa Indonesia (Hisbutib) Batam Harsono mengatakan dalam kepercayaan etnis thionghoa, dewa rejeki (asli) setiap tahun selalu turun ke bumi. Namun memang ada beberapa orang yang sengaja memakai kostum dewa rejeki untuk bagi-bagi angpao.
“Ibaratnya angpao itu rejeki, dapat angpao rejeki. Isinya tak banyak, tapi harapannya akan rejeki itu yang penting,” katanya.
Dia menambahkan, terlepas angpao yang dibagikan oleh ‘dewa rejeki’ tersebut ada angpao lain yang biasa dibagi saat malam pergantian tahun, biasanya dibagi oleh anggota keluarga ke anggota keluarga yang lain.
“Ini namanya angpao Yak Sui Qian, angpao ini dengan harapan dapat umur panjang. KAlau yang dibagi ‘dewa rejeki’ dan hari-hari biasa, itu angpao biasa,” pungkasnya. (cr13/iil/JPG)
