batampos.co.id – Pasar Baru Tanjungpinang digenangi air pasang, Minggu (15/1) pagi kemarin. Memang tidak begitu tinggi. Sekurang-kurang setinggi mata kaki orang dewasa. Meski begitu, kondisi semacam itu tetap merepotkan sejumlah pedagang dan pembeli yang sudah beraktivitas sejak pagi buta.

Amin, seorang pedagang sayur, mengatakan kondisi semacam ini memang sesekali terjadi. “Tak seringlah. Kalau pasangnya tinggi ya naik macam ini,” ucapnya.

Karena kondisi itu pula Amin tidak nyaman menggelar lapak jualannya sebagaimana hari kemarin. Ia bergeser sekitar dua meter untuk menghindari genangan air atau kemungkinan terjadinya cipratan akibat kendaraan yang lalu-lalang.

Hal semacam ini juga dikeluhkan banyak pembeli. Sebagian dari mereka mengaku tidak nyaman berbelanja di pasar yang becek. Sebagian yang lain, mengkhawatirkan penyakit kulit yang bisa saja menjangkit lantaran air yang tergenang di ruas jalan dalam pasar.

“Untung tadi anak-anak tak jadi ikut ke pasar. Anak-anak mana bisa diam kalau ada air tergenang seperti ini. Nanti kalau pulang biasanya gatal-gatal,” ucap Roslina, warga Seijang yang tengah berbelanja kebutuhan dapur.

Sebagaimana pedagang maupun pembeli lain, Roslina mengharapkan pemerintah daerah memerhatikan kondisi air pasang yang bisa menggenang di dalam pasar. Pasalnya, dikhawatirkan dengan kondisi yang terus-terusan dibiarkan membuat minat masyarakat berbelanja ke pasar berkurang.

“Yang rugi pedagangnya juga. Kalau mau membenahi ekonomi masyarakat kecil, sarananya juga harus diperbaiki,” pungkas Roslina. (aya)