
foto: putut ariyotejo / batam pos
batampos.co.id – Senin (23/1/2017) sekira pukul 03.00 dini hari, listrik di Padam. Saat itu hujan turun disertai petir.
Olala… rupanya yang Batam bukan cuman Batam, tapi Bintan juga. Maklum energi listrik Bintan pun berasal dari Batam.
Keterangan resmi dari PLN Batam petir menyambar jaringan transmisi 150 kV.
Nah, seketika itu juga PLTU Tanjung Kasam ikut mengalami gangguan, 2 Unit loh… Total daya yang lepas sebesar 120 MW.
Kok bisa?
Secara sederhana saat transmisi terganggu maka sensor bekerja untuk memutuskan hubungan agar tak terjadi kerusakan lebih fatal. Nah, saat itu pembangkit (PLTU) bekerja melebihi beban. Sensor PLTU pun bekerja untuk shut down.
PLTGU Panaran dengan daya 98 MW pun ikut mengalami gangguan.
Gangguan inilah yang mengakibatkan padam sebagian besar sistem Batam dan Bintan dengan total padam / daya hilang lebih kurang 218 MW.
Untuk pemulihan tim teknis PT PLN Batam lansung melakukan upaya pemulihan sistem Batam Bintan sehingga pada pukul 08:00 WIB beban sistem Batam Bintan sudah masuk lagi sebesar 150 MW.
Setelah petir reda, PLTU Tanjung Kasam siap untuk start up, kembali. Masalahnya listrik PLTU akan masuk kedalam sistem kelistrikan secara normal setelah 8 jam.
Sehingga pada hari ini Senin (23/01) akan terjadi pemadaman bergilir dengan durasi waktu kurang lebih 3 jam per pelanggan. (ptt)
