Rabu, 8 April 2026

Ada 1.800 Ekor Babi di Dam Duriangkang

Berita Terkait

Babi yang diternak warga di Dam Duriangkang yang diduga mencemari air Dam Duriangkang, Seibeduk, Minggu (22/1). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – BP Batam mendata di Dam Duriangkang, terdapat 1800 ekor babi. Untuk menangani babi yang merusak ekosistem dan kualitas air dam duriangkang ini, BP Batam telah membentuk tim terpadu. Saat ini menurut Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipotro pihaknya sedang mencari solusi atas permasalahan ini.

“Penangan babi ini termasuk fokus penyetrisasi dam duriangkang,” katanya pada Senin (23/1) di Hotel Best Western Premier Panbil.

Sebab menurut Hatanto, 70 sumber air bersih masyarakat Batam dipasok dari Dam Duriangkan ini. Ia mengaatakan tak ingin dam tersebut kualitas airnya menurun. Dan ia juga tak ingin mengulang kembali kasus dam baloi, terjadi di dam duriangkang.

“Tidak boleh terjadi lagi,” tuturnya.

Ia menyebutkan saat ini BP Batam sudah mulai bertindak melakukan strerilisasi dam tersebut.

“Kami sudah jalan, jadi percayakan ke kami untuk penanganan perternakan Babi di Dam Duriangkang,” katanya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya sudah menemukan beberapa solusi. Salah satunya yakni, untuk mencari lokasi agak terpinggir. Lalu ribuan babi tersebut akan di relokasi ke sana. Nantinya pihak BP Batam, akan memberi tenggat waktu pada pemilik Babi untuk menjual ternak mereka terlebih dahulu.

“Namun hingga kini kami belum menemukan tempatnya,” ucapnya.

Alasan kesulitan cari tempat disebabkan, kata Hatanto masyarakat tak ingin ribuan babi ini berdekatan dengan perumahan masyarakat.

“Percayakan ke kami menangani hal ini,” tuturnya.

Di Dam Duriangkan disebutkan oleh Hatanto tak hanya ada peternakan babi saja. Tapi juga ada peternalan ikan, ayam, dan juga pertanian. Hal ini juga membuat kualitas air dam juga menurun.

“Kami ke depannya, dam akan terlepas dari semua ini,” pungkasnya. (ska)

Update