Kamis, 15 Januari 2026

Warga Ramai Padati Penagi, Menyaksikan Tahun Baru Imlek

Berita Terkait

Ilustrasi perayaan Imlek Tahun Ayam Api. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Suasana pelantar Penagi tidak seperti biasanya. Kampung tua yang menjadi pusat perbelanjaan di Ranai pada tahun 80 an ini ramai dikunjungi warga, Jumat (27/1) malam.

Hampir setiap sudut ruas jalan dan rumah warga di pelantar Penagi diterangi lampion. Antraksi barongsai pun ditampilkan, menyambut tahun baru imlek 2568 di Kelenteng Puk Tec Chi Penagi.

Menyambut tahun baru imlek di Ranai, ternyata tidak terlepas dari kebersamaan dan saling menghargai meski berbeda agama. Di Penagi yang kini ditempati warga antar keturunan tionghua dan melayu sudah menjalin keharmonisan kekeluargaan dan beragama sejak lama. Bahkan sudah terdapat perkawinan berbeda suku di Penagi.

“Setiap acara imlek, kami sangat menghormati. Dan itu sudah sejak kelenteng ini diberdirì di Penagi, warga muslim disini juga ikut merayakan,” ujar seorang imam Surau di Penagi.

Ah Fang, warga Tionghua di Ranai mengaku, kerukunan beragama di Penagi selama ini terus berjalan berdampingan. Dengan tahun baru 2568 ini diharapkan tidak terjadi pertikayan. Negara semakin maju, khususnya Kabupaten Natuna.

“Tahun ayam api ini semua harapnnya semua lebih baik, Natuna berkembang maju dan semakin baik.  Usaha berjalan lancar dan tidak ada pertikayan,” harap Ah Fang.

Menyambut tahun baru imlek di Kelenteng di Penagi tidak hanya pertunjukan Barongsai, beberapa dupa ukuran besar juga disiapkan. Ratusan warga keturuan Tionghua terus menerus melakukan doa bersama di Kelenteng.(arn)

Update