seorang wanita menunjukkan e-KTP. Foto: jpnn

batampos.co.id – Dalam waktu dekat Pemko Batam akan memanggil pimpinan bank dan perusahaan di Batam. Pemanggilan tersebut guna menegaskan surat keterangan sementara pengganti eKTP dapat digunakan masyarakat, sembari menunggu datangnya blanko.

Hal ini dilakukan menyusul kabar ada bank atau perusahaan yang tak mengakui bahwa surat sementara tersebut berlaku.

“Kepala bank dan perusahaan di Batam akan diundang dan temu langsung untuk diberitahu, nggak lewat surat himbau lagi,” kata Sekretaris Daerah, Jefridin, Selasa (31/1) siang.

Menurut Jefridin, dalam sosialisasi kelak Walikota Batam Rudi akan lansung menyampaikan bahwa surat tersebut tak perlu diragukan lagi. Untuk itu, masyarakat tak perlu khawatir untuk mengunakan surat yang dimaksud.

“Karena nomor NIK itu ada dalam surat itu, NIK itu juga yang ada di KTP nanti, ini yang mau dijelaskan (ke bank dan perusahaan),” ucap mantan Kepala Dinas Pendapatan ini.

Lanjut dia, kebijakan surat sementara ini seyogya dapat membantu masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen, sembari menunggu  ketersediaan blangko yang kini dalam proses lelang oleh pemerintah pusat.

“Ini semua kami lakukan agar masyarakat dapat menyelesaikan kewajiban administrasinya,” ucap Jefridin.

Untuk diketahui, sejak blanko kosong dari September lalu sebanyak 56.192 berkas se Batam menunggu cetak menumpuk di kecamatan. Tumpukkan terbanyak yakni di kecamatan mainland, sementara di hinterland tak ada yang tembus seribu berkas.

Jika dirinci data perkecamatan tersebut diantaranya, di Kecamatan Batam Kota yakni 8.777 berkas. Kemudian Kecamatan Sagulung 8.600 berkas, Kecamatan Sekupang 7.453 berkas, Kecamatan Batuaji 7.400 berkas, Kecamatan Lubukbaja 4.960 berkas, Kecamatan Nongsa 4.853 berkas, Kecamatan Seibeduk 4.279 berkas, dan Kecamatan Batuampar 3.044 berkas, dan Kecamatan Bengkong 5.388 berkas.

Sementara di tiga kecamatan di hinterland diantaranya, Kecamatan Belakangpadang 539 berkas, Kecamatan Galang 501 berkas, dan Kecamatan Bulang 416 berkas. (cr13)

Respon Anda?

komentar