Area parkir kendaraan di pelabuhan Selat Beliah. Foto : Batampos.

batampos.co.id – Terhitung awal Desember 2016 yang lalu badan usaha pelabuhan (BUP) Tanjung Maqom, Selat Beliah menerapkan parkir elektronik. Namun penyusaian tarif parkir elektronik baru diberlakukan 1 Februari 2017. Tarif parkir elektronik dihitung per tiga jam Rp1.000 untuk kendaraan roda dua, dan Rp3.000 untuk kendaraan roda empat.

“Sebenarnya parkir elektronik sudah berlaku sejak 7 Desember 2016 lalu. Hanya saja penyesuaian tarif pass masuk, dan pakir kendaraan baru diberlakukan awal Februari kemarin. Dengan diberlakukan parkir kendaraan elektronik tidak ada lagi istilah parkir bermalam, sehingga tarifnya disesuaikan dengan jenis kendaraan,” kata Kepala Pelabuhan Tanjung Maqom Selat Beliah Latinurli, Kamis (2/2) kemarin.

Diakuinya, pelabuhan Tanjung Maqom belum memiliki fasilitas parkir yang memadai. Bahkan tempat parkir kendaraan baik roda dua maupun roda empat, belum beratap. Untuk itu BUP berupaya menyusun program untuk membuat tempat parkir yang layak. “Program yang dibuat untuk menyusaikan dengan tarif parkir yang kita kenakan setiap kendaraan. Terutama, memberikan pelayanan dan kenyamanan tempat parkir,” bebernya.

Latinurli menyebutkan, penyesuaian tarif pass masuk dan pakir kendaraan diberlakukan 1 Februari. Jenis kendaraan roda empat pass masuk per tiga jam pertama dikenakan tarif Rp 3.000 dan tiga jam berikutnya Rp 3.000. Sedangkan untuk jenis kendaraan roda dua pass masuk per tiga jam pertama Rp 1.000 dan tiga jam berikutnya Rp 1.000. Sanksi kehilangan tiket pass bermotor roda dua Rp 30.000 dan roda empat Rp 50.000.

Ari, 38 seorang warga menyambut baik dengan diterapkan parkir elektronik, hanya saja sebelum diberlakukan seharusnya pihak BUP menyiapkan tempat parkir yang nyaman dan aman. Bahkan yang ada sekarang ini tempat parkir kendaraan masih berserakan dan tanpa atap sehingga kendaraan kena panas dan hujan. Setelah tersedianya tempat parkir yang memadai baru diterapkan parkir elektronik. (ims)

Advertisement
loading...