Iklan
Iskandar DJ Kadishub Natuna. foto : batampos

batampos.co.id – Tahun ini Pemerintah Kabupaten Natuna membeli kapal dinas jenis feri cepat berbahan aluminium. Kapal feri cepat tersebut untuk kebutuhan transportasi Pemerintah dan Kepentingan masyarakat.

Iklan

Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Natuna Iskandar DJ mengatakan, pembelian kapal feri cepat ini adalah kebutuhan sangat mendesak. Karena kapal feri pemerintah daerah yang lama sudah tidak layak lagi untuk digunakan.

Tidak hanya itu, kapal feri yang lama berbahan fiber. Dengan kondisi kepulauan Natuna, kapal feri tersebut sudah tidak direkomendasikan oleh Pemerintah.

“Pembelian kapal feri cepat ini menggantikan fungsinya kapal feri yang lama. Untuk transportasi penyebrangan setiap agenda Pemerintah ke Kecamatan-Kecamatan,” kata Iskandar, Kamis (2/2).

Pembelian kapal feri cepat ini sambungnya, melalui proses lelang. Dengan kapasitas bisa menampung sekitar 100 penumpang. Kebutuhan kapal feri cepat ini nantinya tidak hanya untuk agenda kunjungan kerja Pemerintah, masyarakat bisa menggunakannya dengan bersifat urgensi.

Luasnya lautan diperairan Natuna sebut Iskandar, transportasi barbahan kapal cepat dari fiber sudah membahayaka. Karena letak Kecamatan sudah masuk laut lepas.

Diakui Iskandar, pengalaman beberapa tahun lalu dalam agenda Bupati. Terpaksa menunda perjalanan disebabkan kapal feri berbahan fiber tidak mampu melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Subi, dalam agenda mendampingi Gubernur Kepri.

“Akhirnya minta bantuan kepada kapal patroli Hiu Macan. Sementara feri cepat pemda berbahan fiber tidak mampu menerjang ganasnya laut tiongkok,” ujar Iskandar.

Selain itu katanya, kapal feri Pemda saat ini sudah berusia 17 tahun dan sudah tujuh kali melakukan perawatan. Kondisi fisiknya sudah banyak tambal.

“Kondisi saat ini masih layak jalan. Tapi hanya direkomendasikan untuk transportasi selat dan pesisir, seperti dari Binjai menuju pulau Sedanau,” kata Iskandar.(arn)